Breaking News:

Virus Corona

3 Jenis Vaksin Covid-19 yang Cuma Butuh 1 Kali Dosis, Ketahui Efek Sampingnya di Tubuh 

Rupanya ada sejumlah vaksin Covid-19 bisa diberikan dalam satu kali suntikan. Apa saja itu?

Tribun Jatim Network/Bobby Constantine
Petugas sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada masyarakat Surabaya, 2021. 

Adapun yang bisa disuntik vaksin ini adalah kelompok usia 18 tahun ke atas dengan dosis tunggal sebanyak 0,5 mL secara intramuscular (disuntikkan ke otot tubuh seperti bahu).

Setelah vaksin dosis tunggal disuntikkan, vaksin Convidecia memiliki efikasi sebesar 65,28 persen dalam mencegah penyakit Covid-19 bergejala selama 28 hari.

Sementara, untuk perlindungan terhadap kasus Covid-19 berat, efikasinya mencapai 90,1 persen dalam 28 hari setelah vaksinasi.

Terkait penyimpanannya, vaksin Convidecia memerlukan kondisi penyimpanan pada suhu khusus, yakni 2-8 derajat Celsius.

Adapun Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) lokal yang umum terjadi, antara lain nyeri, kemerahan, dan pembengkakan, serta KIPI sistemik yang umum terjadi adalah sakit kepala, rasa lelah (fatique), nyeri otot (myalgia), mengantuk, mual (nausea), muntah, demam (pyrexia), dan diare.

Vaksin ini telah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: Arti QR Code Merah Kuning dan Hijau di Aplikasi PeduliLindungi, Dilengkapi Tata Cara Scan Barcode

3. Sputnik Light

Vaksin Sputnik Light diluncurkan Rusia pada 6 Mei 2021.

Vaksin dosis tunggal ini juga disebut sebagai Gam-COVD-Vac.

Melansir Medical News Today, 12 Juli 2021, efikasi vaksin Sputnik Light adalah 79,4 persen.

Efek samping yang dilaporkan orang setelah menerima Sputnik Light, antara lain:

- nyeri ringan di tempat suntikan

- demam

- sakit kepala

- kelelahan

- nyeri otot.

Vaksin ini belum mendapat izin penggunaan darurat BPOM, sehingga belum digunakan di Indonesia.

Baca artikel seputar virus Corona lainnya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved