Breaking News:

Berita Malang

Berbekal Rekaman CCTV, Pemkot Malang Buru Pelaku Vandalisme di Rumah Dinas Wali Kota

Pemerintah Kota Malang, kini sedang memburu pelaku vandalisme yang mencatut nama Wali Kota Malang. Perburuan itu dimulai, dengan melakukan penyelidika

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Coretan vandalisme bertuliskan 'Wali Kota Tewur Mundur Ji!' yang berada di tiga titik persimpangan jalan di Kota Malang 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang, kini sedang memburu pelaku vandalisme yang mencatut nama Wali Kota Malang.

Perburuan itu dimulai, dengan melakukan penyelidikan dari hasil rekaman CCTV milik Diskominfo, yang saat ini banyak di pasang di sejumlah jalan di Kota Malang.

Dari hasil rekaman CCTV itulah, nantinya akan dijadikan bahan untuk dikomunikasikan dengan aparat penegak hukum.

"Saat ini proses pelacakan sedang berlangsung. Ini sedang kami telusuri setelah kami mendapatkan laporan,"  ucap Kepala Diskominfo Kota Malang M Nur Widianto, Jumat (1/10/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi vandalisme dengan tulisan dengan 'Wali Kota Tewur Mundur Ji!' ditemui di rumah dinas Wali Kota Malang.

Coretan itu tepat berada di dinding tembok rumah dinas Wali Kota Malang yang terletak di Jalan Ijen Nomor 2.

Serta berada di aspal jalan yang berada di persimpangan Rajabally Kayutangan, Persimpangan ITN dan di sekitaran patung Chairil Anwar Kayutangan, Kota Malang.

Vandalisme ini pun sempat viral di media sosial, meski saat ini telah dihapus oleh petugas dari Pemerintah Kota Malang.

"Proses pencarian lewat CCTV ini kami lakukan mulai kemarin. Apabila nanti sudah teridentifikasi, kami langsung melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Polresta Malang Kota," ucap pria yang akrab disapa Wiwid itu.

Sementara itu, proses penghapusan vandalisme, telah dilakukan oleh Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Malang pada Jumat pagi tadi.

Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono mengatakan, bahwa penghapusan ini dilakukan, karena telah melanggar aturan tentang kelengkapan jalan.

Di mana, coretan tersebut berada di marka zebra cros tempat penyeberangan jalan yang seharusnya tidak boleh dicorat-coret.

"Karena ini telah melanggar aturan tentang kelengkapan jalan. Jadi tadi langsung kami bersihkan materi tulisan itu," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved