Breaking News:

Namarin Institute: Efisiensi Sektor Logistik Akan Percepat Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19

Lembaga riset Namarin Institute menyebut bahwa E Efisiensi sektor logistik akan mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19

Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Ilustrasi - Lembaga riset Namarin Institute menyebut efisiensi sektor logistik akan mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM - Sektor logistik dinilai akan menjadi salah satu kunci bagi percepatan pemulihan ekonomi Indonesia akibat pendemi Covid-19.

Masih tingginya biaya logistik yang tidak diikuti dengan kepastian dan ketepatan pengiriman barang menjadikan biaya ekonomi menjadi sangat tinggi.

Dampaknya barang-barang di berbagai wilayah Indonesia mengalami disparitas harga yang cukup tinggi.

“Logistik adalah bagian penting percepatan pemulihan ekonomi disaat penyebaran virus Covid-19 mulai menurun. Pemerintah dan pelaku usaha harus bekerja keras untuk memastikan logistik kita makin efisien dan memberikan kepastian,” ujar Siswanto Rusdi, Direktur Namarin Institute, sebuah lembaga riset yang memiliki komitmen memajukan industri maritim Indonesia, Jumat, (1/10/2021) sebagaimana siaran tertulis ke TribunJatim.com.

Baca juga: Angkutan Logistik Kereta Api di Terminal Petikemas Surabaya Kembali Beroperasi Sejak 3 September

Menurut Siswanto Rusdi, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren positif, aktivitas pengiriman barang-barang produksi ke berbagai daerah juga terus meningkat.

Hal tersebut terlihat dari kenaikan volume pengiriman barang di berbagai pelabuhan domestik yang dikelola oleh PT Pelindo Grup.

“Dari Belawan, Jakarta, Surabaya dan Makassar, volume pengiriman peti kemas di Pelabuhan milik Pelindo Grup untuk jalur domestik menunjukkan pertumbuhan yang luarbiasa dibandingkan tahun 2020. Kondisi ini harusnya juga didukung dengan ketersediaan layanan pelayaran dan logistik yang lebih baik, sehingga bisnis makin efisien,” bebernya.

Pada semester I 2021, Pelindo I dan III mencatat arus peti kemas domestik mencapai sebanyak 1,97 juta Teus, meningkat double digit dibanding tahun 2020.

Lebih jauh Siswanto mengungkapkan, sektor industri yang tumbuh secara positif juga mendorong bisnis pengiriman barang melalui pelabuhan terus meningkat.

Kenaikan harga sejumlah komoditas turut berperan dalam membangkitkan perekonomian di berbagai wilayah di luar Jawa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved