Breaking News:

Berita Tuban

36 SDN di Tuban Dimerger Menjadi 18 Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan: Tidak Hanya Kekurangan Murid

36 SDN di Tuban dimerger menjadi 18 sekolah, Kepala Dinas Pendidikan: Tidak serta merta karena sekolah kekurangan murid.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
SDN Kembangbilo II yang dimerger dengan SDN Kembangbilo I Tuban, Minggu (3/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Sebanyak 36 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Tuban telah dimerger (digabungkan), menjadi 18 sekolah.

Penggabungan tersebut dilakukan setelah melalui berbagai pertimbangan matang.

Di antaranya kekurangan jumlah siswa baru dan juga terlalu banyaknya siswa di sekolah yang tidak sepadan.

Sedangkan sekolahan tidak memiliki sarana prasarana yang cukup memadai.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Nur Khamid mengatakan, untuk total SDN di Tuban ada 583 sekolah.

Namun kini telah ada penggabungan atau merger dari 36 SDN menjadi 18 SDN, agar efektif dan efisien dalam pembelajaran.

"Ini tidak serta merta adanya sekolah yang kekurangan murid, namun juga ada sekolahan yang muridnya banyak tetap dimerger, karena tidak memiliki sarana prasarana yang memadai," ujarnya kepada wartawan, Minggu (3/10/2021).

Ia menjelaskan, untuk SDN di kawasan pusat Kabupaten Tuban yang dimerger yaitu SDN Kembangbilo II dan SDN Bejagung I Kecamatan Semanding.

Belasan SD yang dimerger itu tersebar di berbagai wilayah.

Baca juga: Tanggapan Kades Talangkembar Tuban Soal Aksi Warga Tolak Kadus yang Terlibat Perselingkuhan

Di antaranya di Kecamatan Rengel sebanyak tiga lembaga, kemudian di Kecamatan Parengan terdapat empat lembaga.

Selain angka siswa, juga ada aturan merger sesuai dana BOS, sekolah-sekolah yang muridnya kurang dari 60 selama 3 tahun berturut-turut untuk segera digabungkan.

"Jadi tidak hanya karena kekurangan murid, yang kelebihan juga dimerger untuk efektivitas. Ada aturan dana BOS juga," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved