Breaking News:

Berita Lifestyle

Dennis Promotion Management Ajak 25 Anak & Remaja Jatim Ikuti Kontes Photoshoot Hari Batik Nasional

Merayakan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, Dennis Promotion Management menggelar kontes photoshoot sekaligus edukasi pada anak s

dokumentasi Dennis Promotion
Memeringati Hari Batik Nasional, Dennis Promotion Management bersama Mirota Batik & Handicraft Surabaya menggelar kontes photoshoot dan edukasi soal batik, Minggu (3/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Merayakan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, Dennis Promotion Management menggelar kontes photoshoot sekaligus edukasi pada anak supaya mencintai produk dalam negeri. 

Kegiatan yang digelar Mirota Batik & Handicraft Surabaya ini diikuti oleh 25 peserta yang meliputi peserta anak dan remaja. 

"Dalam rangka Hari Batik Indonesia, kami menggelar kontes photoshoot dan memberikan pembelajaran kepada anak-anak dan remaja Indonesia khusus nya jatim untuk tetap mencintai produk dalam negeri dan melestarikan batik," ujar Retno Imanuell selaku Founder Dennis Promotion Management, Minggu (3/10/2021). 

Baca juga: Teror Ular Kobra Gegerkan Warga Lumajang, Ada yang Digigit hingga Disembur Racun Kena Mata

Retno menuturkan, pihaknya ingin memberikan edukasi kepada generasi muda bahwa meski mengenakan batik, masih bisa tampil modis. 

"Mungkin banyak yang enggan pakai batik karena kesannya formal. Padahal, kita masih bisa tampil modis dan menawan meski pakai batik. Asalkan pandai memilih dan memadupadankan," papar Retno. 

Melalui tagline 'Jadilah yang Terbaik dari yang Paling Baik', Retno mengajak para peserta untuk menambah kepercayaan diri mereka dengan mengenakan busana batik. 

Baca juga: RumaRB, Hunian Modern Minimalis Karya Dosen UK Petra Raih Penghargaan dari IAI Jatim Award 2021

"Semua peserta hari ini kami haruskan memakai busana dengan unsur batik. Untuk cutting bajunya bebas, bisa dres atau bisa model atasan dan bawahan. Pokoknya ada unsur batik," jelas Retno. 

Para peserya yang meliputi usia 5-20 tahun tersebut juga akan dinilai bagaimana pemilihan busana yang mereka kenakan. 

Sebagian peserta ada yang mengenakan batik sebagai rok untuk bawahan yang dipadukan dengan atasan kebaya. 

Baca juga: Mobil L300 Ludes Terbakar di Dekat Gerbang Tol Banyu Urip, Diduga Akibat Korsleting AC

Sebagian lainnya memilih busana yang lebih simpel yakni dres bermotif batik yang dikombinasikan dengan model kekinian. 

Selain itu, pihak panitia juga menyiapkan hadiah menarik bagi peserta paling baik di kategori anak dan remaja. 

"Selain busana kami nilai juga bagaimana mereka berpose. Seperti apa ekspresinya. Karena ini merupakan indikator penting dalam penilaian," uarinya. 

Sesi photoshoot tersebut diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari kabupaten/kota seluruh Jawa Timur. 

"Kami batasi 25 peserta saja karena masih pandemi. Pemenang di kategori remaja hari ini ada Huruin Valensi Prabanayu dan kategori anak Leca Angela Firnanda," tutup Retno.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved