Breaking News:

Berita Blitar

Angka Kasus Turun, Pasien Covid-19 Penghuni Isoter di Kota Blitar Tinggal 13 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang menghuni Rumah Isolasi (Rumis) dan Tempat Isolasi Terpusat (Isoter) di Kota Blitar terus turun.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Samsul Hadi
Suasana Tempat Isolasi Terpusat di Kampus PGSD UM di Jl Ir Soekarno, Kota Blitar, Senin (4/10/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Jumlah pasien Covid-19 yang menghuni Rumah Isolasi (Rumis) dan Tempat Isolasi Terpusat (Isoter) di Kota Blitar terus turun. 

Sekarang tinggal empat pasien yang menghuni Rumah Isolasi dan 13 pasien menghuni Tempat Isolasi Terpusat. 

"Jumlah pasien Covid-19 di Rumis dan Isoter terus turun. Sekarang angka kasus Covid-19 di Kota Blitar kecil," kata Ketua Tim Pengelola Rumah Karantina Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Blitar, dr Dharma Setiawan, Senin (4/10/2021). 

Baca juga: Dinas Pariwisata Situbondo Tegur Tiga Pengelola Obyek Wisata

Dharma mengatakan empat pasien yang menjalani isolasi di Rumah Isolasi akan berakhir pada 9 Oktober 2021.

Setelah itu, Pemkot Blitar akan mengosongkan Rumah Isolasi di bekas Asrama Mahasiswa Poltekkes Malang di Jl Dr Soetomo, Kota Blitar

Sedang pasien baru Covid-19 akan dimasukkan ke Tempat Isolasi Terpusat di Kampus PGSD Universitas Negeri Malang (UM) di Jl Ir Soekarno, Kota Blitar.

"Mulai 1 Oktober 2021, pasien baru kami masukkan di Isoter. Tapi, meski Rumis kosong, sifatnya tetap Rumah Isolasi. Kami tetap waspada bila terjadi lonjakan kasus lagi, kami sudah siap," ujarnya. 

Dikatakannya, untuk Tempat Isolasi Terpusat di Kampus PGSD UM saat ini hanya dihuni 13 pasien.

Kapasitas di Tempat Isolasi Terpusat Kampus PGSD UM sebanyak 136 tempat tidur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved