Berita Jatim

Gubernur Khofifah Berbagi Lapis Surabaya Bersama Mama-mama Papua, Borong Noken dan Sarang Semut

Gubernur Khofifah berbagi kue lapis Surabaya bersama mama-mama Papua, borong noken dan sarang semut untuk oleh-oleh.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Momen saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membagikan kue lapis Surabaya pada mama-mama Papua di Pasar Jayapura, Senin (4/10/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membagikan cerita pengalamannya saat berkunjung ke Papua, Senin (4/10/2021). 

Melalui akun Instagram-nya @khofifah.ip, gubernur perempuan pertama Jawa Timur tersebut membagikan ceritanya saat belanja di Pasar Mama-mama Papua

Pasalnya, ia secara khusus berkunjung ke pasar tersebut di sela kunjungannya memberikan semangat kepada para atlet Jawa Timur yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021, di Jayapura.

Di pasar itu, Gubernur Khofifah memborong noken khas Papua dan juga berbagi jajanan asli Jawa Timur yang sengaja ia bawa sebagai bekal. 

Kue yang ia bagikan pada para mama Papua itu adalah kue spikoe alias lapis Surabaya yang merupakan kue lawas khas Surabaya. Khofifah membawa kue tersebut dan membagikannya pada para mama Papua yang tengah berjualan. 

“Secara khusus saya mengajak mama-mama dan adik-adik di Pasar Mama-mama Papua, Jayapura mencicipi kue spikoe alias lapis Surabaya. Makanan khas Jawa Timur ini sengaja saya bawa,” kata Khofifah.

Ia juga menceritakan bahwa selama jalan-jalan di Pasar Mama-mama Papua di Jayapura, ia membeli beberapa noken dan sarang semut asli Papua.

Ia ingin membeli noken dan sarang semut itu untuk oleh-oleh karena ia dijadwalkan akan pulang ke Jawa Timur hari ini.

“Yang menarik di pasar ini, semua penjualnya adalah mama-mama dari berbagai wilayah di Jayapura. Waktu berdagang mereka bukan pagi atau siang, melainkan malam hari. Betapa luar biasanya perempuan-perempuan Papua,” tambahnya. 

Sebagaimana diketahui noken sendiri adalah tas tradisional masyarakat Papua yang dibawa dengan menggunakan kepala dan terbuat dari serat kulit kayu.

Baca juga: Hari Batik Nasional 2021, Khofifah Ajak Masyarakat Beli Batik Jatim: Jangan Hanya Ramai di Medsos

Tidak hanya noken, Khofifah juga memborong berbagai buah-buahan, khususnya pisang kepok merah yang dijual para pedagang, termasuk sarang semut dan balsem pala khas Papua Barat. 

Balsem yang termasuk bahan kosmetik itu memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Produk tesebut merupakan hasil kerja sama Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) di Kabupaten Fak-fak, Papua Barat. 

Menurut Khofifah, aksi borongnya tersebut merupakan bagian dari upaya turut mendorong pemulihan perekonomian masyarakat serta menyemangati mama-mama penjual di pasar yang terdampak pandemi Covid-19 (virus Corona). Mengingat, pandemi berdampak besar pada roda perekonomian masyarakat, utamanya pelaku UMKM. 

“Setiap kali berkunjung ke Jayapura, dan wilayah Papua lainnya saya selalu menyempatkan diri untuk datang ke pasar mama-mama. Biasa saya cari pisang kepok merah yang manis gurih. Dulu kondisi pasar ini tidak seperti sekarang, jauh berbeda karena sudah diperbaharui sekitar 2 tahun belakangan,” imbuhnya. 

Sebelum beranjak, Gubernur Khofifah menulis di atas kertas putih yang diminta salah satu pedagang. Sebuah kalimat yang mengungkapkan rasa bahagia bisa berbelanja di Pasar Mama Papua serta harapan doa agar Mama Papua bisa terus berkarya. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved