Breaking News:

Berita Malang

Hingga Saat Ini, Polresta Malang Kota Belum Terima Laporan Kasus Vandalisme di Rumah Dinas Wali Kota

Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota belum menerima laporan maupun pengaduan terkait kasus vandalisme bertuliskan "Wali Kota Tewur Mundur

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota belum menerima laporan maupun pengaduan terkait kasus vandalisme bertuliskan "Wali Kota Tewur Mundur Ji!" yang menyasar ke Rumah Dinas Wali Kota Malang di Jalan Ijen Nomor 2 dan beberapa ruas jalan di Kota Malang.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, kasus teror vandalisme tersebut merupakan perkara delik aduan absolut. Di mana, harus ada orang atau masyarakat yang merasa dirugikan untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Sampai detik ini, kami belum mendapatkan laporan dari pihak yang merasa dirugikan terhadap hal itu," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (4/10/2021).

Dengan begitu, pihak kepolisian masih belum dapat menindaklanjuti perkara vandalisme yang menyasar Rumah Dinas Wali Kota Malang dan tiga ruas jalan, yakni di kawasan Monumen Chairil Anwar Malang, perempatan Rajabali dan perempatan Jalan Veteran yang mengarah ke Kampus ITN Malang.

Baca juga: Jurnalis Ponorogo Berbagi untuk Anak Yatim Piatu Terdampak Pandemi Covid-19

Tinton juga mengaku, pihaknya telah  melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun saat didatangi, coretan vandalisme bernada provokatif itu sudah dihapus.

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan penyelidikan atas kejadian vandalisme tersebut.

"Kami juga sudah melakukan penyelidikan, kami mendalami, dan kami masih menganalisa siapa pelakunya tersebut," tambahnya.

Untuk mengantisipasi kejadian vandalisme yang meresahkan masyarakat dan merusak estetika serta keindahan fasilitas publik, pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin.

"Kami telah melaksanakan patroli rutin 3C (curat, curas, curanmor, red), selain keamanan dan ketertiban. Kemudian, Kring Serse juga tetap berjalan untuk mengantisipasi hal tersebut," pungkasnya.

Sementara itu, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, coretan vandalisme bernada provokatif diketahui pada Jumat (1/10/2021) sekitar pukul 06.00 WIB di dinding sebelah barat Rumah Dinas Wali Kota Malang.

Setelah itu sekitar pukul 09.00 WIB, delapan orang Satpol PP Kota Malang dibantu satu tukang untuk menghapus coretan vandalisme bernada provokatif "Wali Kota Tewur Mundur Ji!" di Rumah Dinas Wali Kota Malang dan selesai sekitar pukul 09.30 WIB.

Kemudian, Satpol PP Kota Malang berlanjut menghapus coretan vandalisme di aspal jalan kawasan Monumen Chairil Anwar Malang dan perempatan Jalan Veteran.

Sedangkan untuk yang di aspal jalan perempatan Rajabali, dihapus oleh petugas Dinas Perhubungan Kota Malang.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved