Breaking News:

Berita Malang

Didik: Jangan Sampai Rokok Legal yang Tergerus

Sosialiasi aturan cukai terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Malang bersama Kantor Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Erwin Wicaksono
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto Memberikan Sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai yang bertempat di Hotel Ascent Premiere Kota Malang pada Rabu (29/9/2021) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

 
TRIBUJATIM.COM, MALANG - Sosialiasi aturan cukai terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Malang bersama Kantor Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang

Kali ini giliran masyarakat Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang mendapat arahan untuk ikut serta berperan dalam memberantas rokok ilegal.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto membuka secara resmi sosialisasi yang bertempat di Hotel Ascent Premiere Kota Malang.

Didik mengingatkan pentingnya membeli rokok dengan cukai resmi. 

Tembakau melalui cukai dari perusahaan rokok legal di Kabupaten Malang telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang sebesar Rp 48 miliar sepanjang tahun 2021 ini.

Menurut Didik, rokok ilegal berdampak pada potensi industri tembakau di Kabupaten Malang

Ia mengatakan jika rokok ilegal bisa mematikan industri rokok legal yang sedang berkembang.

"Tentunya adanya rokok ilegal pasti akan merugikan rokok legal. Karena mereka harus bayar cukai, pajak, jaminan pekerja. Kalau itu dirusak oleh rokok ilegal kan kasian. Pembiayaan kos produksi yang mahal nanti dirusak dengan produksi yang murah dari rokok ilegal," ujar Didik.

Baca juga: Vaksinasi Lansia di Tuban Rendah, Bupati Targetkan 40 Persen Divaksin

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang juga memastikan sosialisasi ini akan terus diadakan secara berkelanjutan di Kabupaten Malang.

Kasi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi Kantor Bea Cukai Malang, Santje Asbay mengungkapkan, sosialisasi bertajuk gempur rokok ilegal itu cukup efektif dalam meminimalisir peredaran rokok ilegal di Kabupaten Malang

"Dampak sosilaisasi ini tentu cukup besar, dapat dilihat dari survey yang dilakukan Universitas Brawijaya terhadap peredaran rokok ilegal yang kian hari semakin menurun setelah adanya sosialisasi," jelasnya.

Selain sosialisasi, pihaknya juga akan terus melakukan operasi terhadap peredaran rokok ilegal. 

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved