Breaking News:

Berita Surabaya

Gubernur Jatim Apresiasi Kesigapan TNI dalam Taktik Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, TNI merupakan satu di antara elemen terpenting yang ikut berkontribusi pada kemaslahatan kehidupan

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/Istimewa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, saat pantau pelaksanaan vaksinasi di Makodam V/Brawijaya, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, TNI merupakan satu di antara elemen terpenting yang ikut berkontribusi pada kemaslahatan kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia.

Termasuk, dalam keikutsertaannya dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19. TNI memiliki berbagai macam program unggulan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Oleh karena itu, mantan Menteri Pemberdayaan Wanita era Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur itu, menyampaikan apresiasi sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang berperan aktif dalam penanganan dampak dan percepatan penanganan Pandemi Covid-19. 

Mulai dari penegakkan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan (prokes), pelayanan kesehatan; perawatan pasien Covid-19 yang disediakan fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) milik TNI. Termasuk, fasilitas layanan vaksinasi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang turut mengambil peran dalam penanganan pandemi, mulai sosialisasi penertiban prokes, distribusi dan pelaksanaan vaksinasi, penyediaan oksigen dan obat-obatan, dan lain sebagainya," ujarnya di Makodam V/Brawijaya, Surabaya Selasa (5/10/2021).

Baca juga: HUT ke-76 TNI, Kodam V Brawijaya Komitmen Dorong Kesejahteraan Masyarakat dan Penanganan Pandemi

Mantan Menteri Sosial (Mensos) era Presiden Joko Widodo periode pertama itu menerangkan, dalam kondisi pandemi Covid-19, ketangguhan atau resiliensi bertumpu pada semangat kebersamaan.

Dari situasi semacam itu, dapat dipahami sebagai pelajaran, bahwa Pandemi Covid-19 adalah ujian kemanusiaan, tantangan yang tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri tetapi harus dengan kolektivitas, kebersamaan dan kerjasama. 

Mantan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) itu, kembali menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran TNI yang selalu sigap ketika bangsa memanggil.

Baca juga: Sambangi Kampung Masa Kecil, Wawali Surabaya Cak Ji Nostalgia Sambil Santap Pecel Bareng Cak Min

TNI tidak hanya mendukung terciptanya stabilitas keamanan di masyarakat, tetapi lebih dari itu, turut berperan secara konkret dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Selama ini kita melihat keberhasilan dalam menangani Pandemi Covid-19 ini berasal dari agregasi inisiatif-inisiatif yang dilakukan berbagai pihak, mulai Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat sendiri. Setiap pihak menjalankan perannya masing-masing, saling mengisi, saling membantu," jelasnya.

Menurut mantan Ketua Umum Muslimat NU 4 Periode itu, esensi persatuan adalah ketika semua pihak mau bergerak demi menyelesaikan persoalan bangsa.

Dalam persoalan Pandemi Covid-19, ketika seluruh elemen bangsa bersatu dan berjuang bersama menangani Pandemi Covid-19, maka ia meyakini, semua pihak bisa menang melawan pandemi.

Dan semangat itu, lanjut mantan Ketua Komisi VII DPR-RI itu, bahwa hal itu sejalan dengan tema peringatan HUT ke-76 TNI kali ini yakni Bersatu, Berjuang Kita Pasti Menang.

"Untuk terus menguatkan diri menghadapinya, maka kita perlu bergerak bersama, kita perlu berjuang bersama dan bersatu. InsyaAllah kita pasti menang. Selamat HUT ke-76 TNI, semoga makin jaya di darat, laut dan udara," pungkas mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Surabaya itu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved