Breaking News:

Berita Kota Blitar

Kemenkes Sebut Konsep Karantina Pasien Covid-19 bak Liburan di Blitar Bisa Diterapkan di Tempat Lain

Kemenkes sebut konsep karantina pasien Covid-19 seperti liburan di Kota Blitar bisa diterapkan di tempat lain, untuk menurunkan penularan Covid-19.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
surya/samsul hadi
Kondisi Asrama Mahasiswa di Kampus PGSD UM di Jl Ir Soekarno, Kota Blitar yang akan dijadikan tempat isolasi terpusat, Rabu (28/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, ada beberapa strategi penanganan Covid-19 (virus Corona) di Kota Blitar yang bisa dipelajari dan diterapkan di tempat lain.

Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Kemenkes, Monica Nirmala saat melakukan monitoring persiapan uji coba penerapan new normal di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 1 di Kota Blitar, Selasa (5/10/2021).

"Saya pikir, kedatangan kami, selain berdiskusi mempersiapkan Kota Blitar menerapkan PPKM Level 1, juga mempelajari praktik baik penanganan Covid-19 yang bisa diterapkan di tempat lain," kata Monica. 

Misalnya, kata Monica, soal pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah di Kota Blitar

Selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Pemkot Blitar secara berkala juga memantau dan melakukan testing terhadap siswa untuk memastikan kondisi pembelajaran tatap muka terkendali.

"Kalau ada yang positif langsung ditindaklanjuti secara aktif," ujar Monica.

Monica mengatakan, Kota Blitar juga punya strategi konsep karantina pasien Covid-19 seperti liburan.

Konsep karantina seperti liburan ini diterapkan di tempat isolasi terpusat Kampus PGSD UM di Kota Blitar. 

Baca juga: Terapkan Uji Coba PPKM Level 1 New Normal, Wali Kota Blitar: Masyarakat Jangan Euforia dan Terlena

Tempat isolasi terpusat di Kampus PGSD UM ini menempati bangunan dengan desain kuno serta memiliki halaman luas dan fasilitas olahraga. 

"Konsep karantina seperti liburan ini menjadi orang tidak takut dirawat di tempat isolasi terpusat. Saya pikir itu bisa kami pelajari dan bisa diterapkan di tempat lain," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved