Breaking News:

Berita Tulungagung

Kades Karangsari Tulungagung Dituntut Rp 12,5 Juta Akibat Gelar Pesta Ultah Anak saat Pandemi

Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Rejotangan, Hariyanto dituntut Rp 12.500.000 subsider enam bulan penjara.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
Surya/David Yohanes
Barang bukti yang disita polisi soal Perkara Pelanggaran UU Karantina Kesehatan di Singapore Waterpark Tulungagung 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Rejotangan, Hariyanto dituntut Rp 12.500.000 subsider enam bulan penjara.

Tuntutan ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) di masa pandemi virus Corona.

JPU menggunakan Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, pasal 93.

"Pertimbangan JPU, terdakwa selama ini bersikap kooperatif meski tidak ditahan. Dia juga menyesali perbuatannya," ucap Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulungagung, Agung Tri Radityo, Rabu (6/10/2021).

Sidang tuntutan dibacakan kemarin, Selasa (5/19/20021).

Baca juga: 197 Koperasi di Tulungagung Terancam Ditutup, Diduga Berdiri Hanya untuk Dapat Dana Hibah

Sebelumnya penyidik Kepolisian menjerat Hariyanto dengan Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Ancaman hukumannya penjara selama satu tahun atau denda sebesar Rp 1.000.000.

Namun JPU mengganti dengan Undang-undang-undang Karantina Kesehatan.

Tuntutan JPU lebih rendah dari ancaman pasal 93 Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan, yaitu penjara selama satu tahun dan atau denda maksimal Rp 100 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved