Breaking News:

Berita Kota Madiun

Kota Madiun Masuk PPKM Level 2, Wawali Kota Inda Raya: Percepat Pemulihan Ekonomi

Kota Madiun kini masuk penerapan PPKM Level 2, Wawali Kota Inda Raya: Percepat pemulihan perekonomian.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri saat ditemui TribunJatim.com pada Rabu (6/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Turunnya Kota Madiun dari level 3 ke level 2 dalam perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membawa angin segar bagi perekonomian di Kota Pecel (sebutan Madiun).

Menurut Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, pada penerapan PPKM Level 2, sejumlah aktivitas masyarakat mulai dilonggarkan.

Mulai dari pembukaan tempat hiburan malam (THM) hingga kegiatan seni dan budaya.

Namun ia mengingatkan kepada masyarakat agar tidak lengah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona) agar Kota Madiun tidak kembali ke level 3.

Inda Raya menyebutkan, sebelum Kota Madiun masuk level 2 pun sebenarnya roda perekonomian di Kota Madiun tetap berjalan.

Salah satu kebijakan yang diambil pemkot adalah semua aparatur sipil negara (ASN) di Kota Pendekar (sebutan Madiun) telah diinstruksikan agar belanja di lapak UMKM yang ada di kelurahan masing-masing.

"Pelaku usaha dan UMKM ini kita openi dan berdayakan. Dengan belanja ASN selama lima minggu saja sudah mencapai Rp 5,3 miliar. Itu sudah membuktikan roda perekonomian berjalan sekali," kata Inda, Rabu (6/10/2021).

Selain ASN, Inda Raya juga melihat, lapak UMKM semakin diminati oleh warga di setiap kelurahan.

Baca juga: Kota Madiun Turun ke PPKM Level 2, Aktivitas Masyarakat Dilonggarkan, Wali Kota Maidi Beri Syarat

"Konsep lapak bisa menjadi punjer perekonomian di masing-masing kelurahan sudah mulai jalan, jadi kalau pengen jajan ya cukup di kelurahan saja tidak perlu jauh-jauh," tambah Alumni Universitas Trisakti Jakarta tersebut.

Indikator pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun lainnya, menurut Inda Raya adalah semakin rendahnya masyarakat yang bisa masuk indikator Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk menerima bantuan dari Kemensos.

"Saat jatah DTKS pemerintah pusat diperlebar, untuk cari sasaran baru yang bisa masuk indikator DTKS ini tidak banyak," jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Hal tersebut juga membuktikan semakin banyaknya masyarakat yang tingkat perekonomiannya meningkat.

Lebih lanjut, dengan masuknya Kota Madiun ke PPKM Level 2, Inda optimistis pemulihan sektor perekonomian semakin cepat seiring adanya pelonggaran kegiatan masyarakat.

"Tapi kita terus motivasi masyarakat agar bisa level 1 dengan tetap menjalankan prokes (protokol kesehatan). Kalau level 1, hiburan bisa jalan yang itu juga akan linear dengan naiknya pertumbuhan ekonomi," jelas Inda Raya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved