Breaking News:

PON XX Papua 2021

PON XX Papua 2021: Tim Voli Indoor Putra & Putri Jawa Timur Keok, Pelatih Sampaikan Permintaan Maaf

Tim voli indoor putra dan putri Jawa Timur dipastikan tersingkir dari PON XX Papua 2021 usai menelan hasil buruk pada babak penyisihan.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Pelatih Anggota Tim Bola Voli Putri Jatim Taufik Hidayat saat ditemui awak media di Mapolda Jatim. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM - Banyak mendulang emas dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing, panahan dan juga wushu, ternyata peruntungan tak didapat Jawa Timur dari cabor voli indoor.

Sebab, apabila di PON sebelum-sebelumnya voli Jatim selalu diunggulkan, terutama tim putra yang memegang gelar juara bertahan, kini di PON XX Papua 2021 ceritanya berbeda.

Tim voli indoor putra dan putri dipastikan tersingkir usai menelan hasil buruk pada babak penyisihan.

Voli putra tersingkir usai meraih satu kali kemenangan lawan Sumater Utara, namun njeblok di dua pertandingan setelahnya, lawan DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Alhasil, dari Grup B yang lolos hanya DKI Jakarta dan Jawa Tengah, sementara Jatim dan Sumater Utara tersingkir.

Sedangkan tim putri, sejak awal pertandingan meraih hasil buruk. Pada pertandingan pertama lawan Jawa Tengah di GOR Koya Yoso, Jayapura, Minggu (3/10/2021) lalu, kalah 1-3 dari Jateng (15-25,29-27, 22-25
24-26).

Pada pertandingan kedua, putri Jatim di hajar Jawa Barat dengan skor 0-3 (16-25, 17-25, 18-25).

Tim voli putri Jatim, baru meraih kemenangan dipertandingan terakhir babak penyisihan grup lawan Papua Barat dengan skor 3-0 (25-23, 25-22, 28-26).

Dengan hasil buruk yang diraih tim asuhannya, Taufiq Hidayat meminta maaf pada masyarakat Jatim karena tak mampu merealisasikan target juara yang diharapkan.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat Jawa Timur karena belum mampu mencapai medali di PON kali ini. Anak-anak telah berusaha maksimal dan nilai positifnya adalah tren semakin membaik dari pertandingan ke pertandingan. Anak-anak mentalnya juga terjaga untuk menang," ujar Taufiq Hidayat, Rabu (6/10/2021).

Dengan demikian mimpi mengawinkan medali emas sudah dipastikan terkubur.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved