Breaking News:

Berita Madura

Pria Dibakar Massa di Bangkalan, Polisi Dalami Tindakan Main Hakim Sendiri

Polres Bangkalan tengah mendalami kasus pembakaran seorang pria berikut satu unit motor di Desa Duwe’ Butir, Kecamatan Kwanyar

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
net
Ilustrasi korban pembakaran massa di Bangkalan 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Polres Bangkalan tengah mendalami kasus pembakaran seorang pria berikut satu unit motor di Desa Duwe’ Butir, Kecamatan Kwanyar.

Tindakan main hakim sendiri dengan cara membakar hingga merenggut nyawa orang lain dinilai pihak kepolisian tidak bisa dibenarkan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti dengan mendalami terkait tindakan masyarakat yang telah melakukan pembunuhan dengan cara membakar orang yang diduga pelaku pencurian.

Baca juga: Kuasa Hukum Pelaku Pembunuhan di Gurah Kediri Minta Kasus Dihentikan

“Apabila alat bukti terpenuhi akan kami tetapkan sebagai tersangka, karena negara kita ini negara hukum,” tegas Sigit saat ditemui sejumlah awak media di Mapolres Bangkalan, Selasa (5/10/2021).

Sebelumnya, grup media sosial WhatsApp (WA) dihebohkan dengan beredarnya video dengan tayangan sebuah kerangka satu unit sepeda motor hangus dilalap api.  Seorang warga dalam video berdurasi 43 detik itu menyebutkan, ‘Pembakaran maling pada hari Selasa, dibakar massa, adhek potton (ludes gosong)’.

Sigit menjelaskan, Satreskrim Polres Bangkalan dan Unitreskrim beserta Kapolsek Kwanyar, Iptu Mansyur telah mendatangi lokasi kejadian tindakan pembunuhan yang dilakukan dengan cara dibakar.

“Informasi yang kami himpun dari beberapa saksi di sekitar lokasi, diduga yang dilakukan pembakaran oleh masyarakat  adalah pelaku pencurian. Penangkapan terhadap korban sekitar pukul 03.00 WIB dan dilaporkan kepala desa ke polsek pada pukul 08.00 WIB,” jelasnya.

Namun, lanjut Sigit, pihaknya akan menindaklanjuti dengan melakukan pendalaman apakah betul telah terjadi pencurian di wilayah tersebut, siapa korban dari pencurian, apa yang dicuri sehingga masyarakat melakukan tindakan pembakaran terhadap Mr X.

“Sehingga kami bisa menentukan apakah betul si Mr X telah melakukan pencurian hingga masyarakat bertindak demikina. Kami juga belum mengetahui identitas Mr X, sedangkan motornya adalah Honda Beat,” pungkas Sigit. (edo/ahmad faisol)

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved