Breaking News:

Berita Surabaya

Komitmen DPRD dan Tokoh Lintas Agama Surabaya Rumah Bersama

DPRD Surabaya dan para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Surabaya berkomitmen menjaga kerukunan antarumat

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Nuraini Faiq
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono lengkap bersama pimpinan DPRD yang lain saat menyambut Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Surabaya, Kamis (6/10/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Surabaya dan para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Surabaya berkomitmen menjaga kerukunan antarumat beragama.

Mereka sepakat mewujudkan Surabaya adalah rumah bersama yang damai dan saling menghargai. 

"Kami bersama FKUB sepakat dan berkomitmen menjaga kerukunan antarumat beragama di dalam rumah kita sendiri. Surabaya adalah rumah bersama," kata Katua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Kamis (7/10/2021).

Pimpinan DPRD Kota Surabaya lengkap, Ketua Adi Sutarwijono dan ketiga wakilnya, Laila Mufidah, AH Thony, dan Reni Astuti menyambut kehadiran FKUB Surabaya. DPRD Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dan dukungan bagi penguatan forum tersebut.

Baca juga: Nama Anak Panjang di Tuban Kesulitan Buat Akta, Ortu: Secara Prinsip Tak Ingin Ganti Nama

Pimpinan DPRD lengkap menerima kunjungan dari para tokoh lintas  agama, yang dipimpin Ketua FKUB Surabaya, Mohammad Yazid. Tampak ikut menyambut juga Wakil Katua Komisi A Budi Leksono.

“Kami haturkan terima kasih kepada para tokoh-tokoh agama. Beliau-beliau berperan aktif menjaga Surabaya sebagai rumah bersama yang damai, harmoni dan toleran,” kata Adi.

Peran tokoh-tokoh agama juga terlihat sangat penting dalam upaya terus menekan pandemi Covid-19. Para tokoh agama juga berperan penting untuk menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. 

“Surabaya yang terus melandai angka Covid-19, tidak terlepas dari peran aktif para tokoh agama dalam mengatasi virus berbahaya itu dan menjaga keselamatan umat,” kata Adi.

Dikatakan, sangat disadari Surabaya sebagai kota urban yang berpenduduk sangat majemuk. Tapi sejauh ini, praktis tidak muncul konflik antar kelompok yang mencuat ke permukaan. 

“Ketika ada persoalan krusial di masyarakat, FKUB selalu turun dan hadir untuk membangun dialog antar pihak dan menemukan solusinya,” kata Adi.

Di depan pimpinan DPRD Kota Surabaya, para tokoh agama memaparkan panjang lebar tentang hasil kerja FKUB. Terutama memediasi ketika terjadi perselisihan pendirian tempat ibadah, serta mengikis paham radikal dan intoleransi di masyarakat.

“Atas peran aktif itu, DPRD Kota Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dan memberikan penguatan terhadap peran-peran FKUB di masyarakat. Kita bersama-sama menjaga Surabaya, yang toleran dan saling bergotong royong,” kata alumnus FISIP Unair ini. (Faiq) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved