Breaking News:

Berita Madura

760-an Rumah Tak Layak Huni di Pameksan Telah Dibedah, Ditargetkan Tahun Depan Bisa Capai 1000

Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura tahun 2021 menganggarkan bantuan bedah rumah khusus rumah tidak layak huni (RTLH) terhadap sekitar 760 rumah ta

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim/kuswanto
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat meninjau pembangunan rumah tidak layak huni di salah satu rumah penerima, Jumat (8/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura menganggarkan bantuan bedah rumah khusus rumah tidak layak huni (RTLH) terhadap sekitar 760 rumah tak layak huni di 13 kecamatan pada tahun 2021.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, Pemkab Pamekasan tahun 2021 ini telah membangun rumah tidak layak huni sekitar 760-an.  Sedangkan tahun 2022 ditargetkan bisa mencapai 1.000 RTLH.

"Mohon doanya semoga tahun depan bisa sampai seribu RTLH yang dibangun pemerintah," kata Baddrut Tamam kepada TribunJatim.com, Jumat (8/10/2021).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini berjanji akan mendorong pembangunan RTLH bersama semua stakeholder hingga tingkat desa. 

Namun yang pasti, tidak semua masyarakat yang memiliki RTLH bisa dibantu dalam kurun waktu satu tahun.

Baca juga: Kades Bungbaruh Pamekasan Menangis Lihat Warganya Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Bupati

"Kalau satu tahun dua tahun tidak mungkin bisa dapat bantuan semua," ujarnya.

Dia mengajak para penerima bantuan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Karena dengan bersyukur, Allah akan menambah nikmat kepada hambanya, demikian juga sebaliknya.

"Semoga rumah ini menjadi baiti jannati, rumah yang membahagiakan. Bismillah-nya aladini masyarakat baba mengayomi masyarakat kecil," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved