Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM Nama Anak Panjang di Tuban Sulit Buat Akta - Pembunuhan Istri Siri di Malang

Empat berita terpopuler Jatim hari ini, Jumat (8/10/2021). Nama anak panjang di Tuban kesulitan buat akta hingga pembunuhan istri siri di Malang.

TribunJatim.com/M Sudarsono
Cordo, bayi dengan nama panjang bersama ayahnya Arif Akbar. 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Jumat (8/10/2021).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan Arif Akbar, ayah dari anak dengan nama panjang di Kabupaten Tuban, berprinsip tak akan mengganti nama anaknya yang kini kesulitan mengurus akta kelahiran.

Nama putra keduanya sendiri terdiri dari 19 kata, yaitu Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi - Thariq Ziyad Syafudin Quthuz Khoshala Sura Talenta.

Selanjutnya, Satreskrim Polresta Malang Kota gelar rekonstruksi pembunuhan istri yang dilakukan suami sirinya.

Reka ulang tersebut dilakukan di lokasi kejadian, yaitu di Jalan Emprit Mas RT 04/RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (7/10/2021) siang.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut ini berita terpopuler Jatim hari ini, Jumat (8/10/2021) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Nama Anak Panjang di Tuban Kesulitan Buat Akta, Ortu: Secara Prinsip Tak Ingin Ganti Nama

Cordo, bayi dengan nama panjang bersama ayahnya Arif Akbar
Cordo, bayi dengan nama panjang bersama ayahnya Arif Akbar. (TribunJatim.com/M Sudarsono)

Arif Akbar, ayah dari anak dengan nama panjang di Kabupaten Tuban, berprinsip tak akan mengganti nama anaknya yang kini kesulitan mengurus akta kelahiran.

Nama putra keduanya sendiri terdiri dari 19 kata, yaitu Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi - Thariq Ziyad Syafudin Quthuz Khoshala Sura Talenta.

Bayi yang lahir pada 6 Januari 2019 itu kini akan menginjak usia tiga tahun, rencananya dalam satu atau dua tahun ke depan masuk TK dan membutuhkan akta.

Baca juga: Minta Solusi Nama Anak Terlalu Panjang di Tuban, Pemkab Berkirim Surat ke Dirjen Kemendagri

Baca juga: Anak Tuban dengan Nama 19 Kata Sulit Urus Akta, Ini Saran Dukcapil Kemendagri, Risiko Seumur Hidup

"Kami dari orangtua juga tidak ingin nama itu diganti, karena disitu tidak ada undang-undang yang melarang," kata Arif, Kamis (7/10/2021).

Meski demikian, suami dari Suci Nur Aisiyah itu menyatakan, pihaknya siap untuk mengganti nama asalkan dari pihak dinas terkait mengirim satu lembar surat.

Surat itu berisi penegasan kalau nama itu tidak boleh atau tidak bisa. Sementara hingga kini, ia tidak pernah menerima apapun surat dari dinas Dukcapil.

Baca Selengkapnya

2. Pakai Alat Cetak Sablon, Sindikat Cetak Uang Palsu Produksi Rp 3,7 Miliar Selama 10 Bulan

5 orang tersangka saat dikeler ke Mapolda Jatim.
5 orang tersangka saat dikeler ke Mapolda Jatim. (TribunJatim.com/Luhur Pambudi)

Sedikitnya, lima orang anggota sindikat pembuatan uang palsu (Upal) berhasil dibongkar Ditreskrimsus Polda Jatim dan Polresta Banyuwangi.

Mereka adalah Ali agung (44) warga Ngetos, Nganjuk; Arso suprantyo (37) warga Sumobito, Jombang; Ahmad Untung Wijaya (57) warga Bareng, Jombang.

Kemudian, Ari Susanto (63) warga Sambelia, Lombok; dan, Joko Sugiarto (56) warga Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Baca juga: Sidak Jasa Penukaran Uang di Kediri, Antisipasi Uang Palsu Beredar Jelang Hari Raya Idul Fitri 2021

Baca juga: Makelar Tanah Abal-abal Diamankan Polda Jatim, Modusnya Iming-iming Sertifikat dan Uang Palsu

Dari tangan mereka, petugas juga berhasil mengamankan uang palsu sejumlah Rp 3,7 miliar dengan pecahan mata uang Rp 100 Ribu.

Selain itu, petugas juga mengamankan berbagai perkakas yang digunakan para pelaku dalam mencetak uang.

Mulai dari bahan kertas buram, tinta kertas warna hitam, printer, alat pres laminating, dan alat cetak sablon berbahan kasa.

Baca Selengkapnya

3. Situbondo Jadi Kabupaten Paling Inklusif, Anak Muda hingga Disabilitas Dapat Pelatihan USAID dari AS

Konsul Jenderal AS Jonathan Alan bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Dr. Himawan Estu Bagijo, SH, MH., Kepala Bappeda Jatim Ir. Muhammad Yasin, M.Si, serta Bupati dan Wakil Bupati Situbondo.
Konsul Jenderal AS Jonathan Alan bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Dr. Himawan Estu Bagijo, SH, MH., Kepala Bappeda Jatim Ir. Muhammad Yasin, M.Si, serta Bupati dan Wakil Bupati Situbondo. (Dok U.S. Consulate General Surabaya)

Kabupaten Situbondo berhasil mendapatkan penghargaan Kabupaten Paling Inklusif.

Penghargaan tersebut diraih oleh Kabupaten Situbondo dalam acara penganugerahan juara inklusivitas di Jawa Timur oleh Amerika Serikat dan Indonesia.

Sebanyak 27 individu dan institusi telah mengadvokasi inklusivitas dalam program dan inisiatif mereka.

Baca juga: Konsulat Amerika Serikat Fasilitasi Mahasiswa Indonesia dan Timor Leste Belajar Bahasa Inggris

Baca juga: Virtual American Film Showcase 2021 Dibuka Hari Ini, Izzy Chan Berbagi Proses Kreatif The Big Flip

Acara Anugerah Inklusivitas di Jawa Timur ini berlangsung hari ini Kamis (7/10/2021).

Jonathan Alan, selaku Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, membuka acara tersebut.

"Pemerintah AS bangga dapat bermitra dengan Pemerintah Indonesia dan sektor swasta untuk membekali anak muda yang rentan dan berpenghasilan rendah dengan keterampilan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai potensi penuh mereka, serta bersaing di pasar kerja abad ke-21 dan berkontribusi dalam memperkuat perekonomian Indonesia. Amerika Serikat dan Indonesia bekerja sama untuk membangun nilai-nilai penting dan mencapai tujuan bersama,” ungkap Konsul Jenderal Jonathan Alan dalam siaran tertulis ke TribunJatim.com, Jumat (7/10/2021).

Baca Selengkapnya

4. Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Istri Siri di Malang, Tersangka Peragakan 55 Adegan

Satreskrim Polresta Malang Kota gelar rekonstruksi pembunuhan istri yang dilakukan suami sirinya, Kamis (7/10/2021).
Satreskrim Polresta Malang Kota gelar rekonstruksi pembunuhan istri yang dilakukan suami sirinya, Kamis (7/10/2021). (TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan)

Satreskrim Polresta Malang Kota gelar rekonstruksi pembunuhan istri yang dilakukan suami sirinya.

Reka ulang tersebut dilakukan di lokasi kejadian, yaitu di Jalan Emprit Mas RT 04/RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (7/10/2021) siang.

Rekonstruksi dilakukan selama dua jam, yaitu mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Kuasa Hukum Pelaku Pembunuhan di Gurah Kediri Minta Kasus Dihentikan

Baca juga: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Remaja di Kediri, Korban Tak Hamil, Ditemukan Bercak Darah dan Sperma

Dalam rekonstruksi tersebut, selain menghadirkan tersangka Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56), polisi juga menghadirkan Bayu Alunratrie (23), anak korban sebagai saksi.

Dalam reka ulang itu, tersangka memperagakan adegan pembunuhan, dan merancang agar seolah-olah korban meninggal dunia karena terjatuh di kamar mandi.

Dari pantauan TribunJatim.com, tidak terlihat raut wajah penyesalan ataupun kesedihan dari tersangka saat memperagakan adegan per adegan pembunuhan tersebut.

Baca Selengkapnya

---

Ikuti berita viral terpopuler dan berita Jatim terkini lainnya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved