Breaking News:

Berita Surabaya

Nouval Kehilangan Ibu Akibat Tertimpa Reruntuhan Rumah di Surabaya Agustus Lalu, Lihat Nasibnya Kini

Moch Nouval Harianto gembira bertemu dengan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani yang berkunjung ke rumahnya, Jumat (8/10/2021).

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Moch Nouval Harianto gembira bertemu dengan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani yang berkunjung ke rumahnya, Jumat (8/10/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Moch Nouval Harianto gembira bertemu dengan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani yang berkunjung ke rumahnya, Jumat (8/10/2021). 

Anak 13 tahun ini baru saja ditinggal oleh ibunya, Fitri Rina Wulandari (38), yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan rumah mereka. 

Kini, rumah yang berlokasi di Jalan Tambaksari Selatan 4/11A ini telah selesai diperbaiki. Pemkot melalui Dinas Cipta Karya dan Dinas Sosial memberikan intervensi perbaikan rumah. 

Rini yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB ikut bergembira melihat hasil perbaikannya. "Alhamdulillah, sudah selesai diperbaiki," katanya. 

Diharapkan, perbaikan rumah ini bisa meringankan beban keluarga ini. "Mas Nouval sempat tinggal di rumah neneknya dan sekarang (rumahnya) bisa ditempati lagi," kata Rini. 

Baca juga: Alasan di Balik Munculnya Boneka Squid Game di Jalan Tunjungan Surabaya, Bukan Sekadar Halloween 

Selain perbaikan rumah, Pemkot Surabaya juga memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada siswa SMPN 1 Surabaya ini. Termasuk seragam sekolah bagi Nouval. 

Dalam kunjungan ini, Rini Indriyani tak sendiri. Istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ini hadir dengan didampingi Kepala SMPN 1 Surabaya, Akhmad Suharto dan komite sekolah. 

Selain sebagai Ketua TP PKK, Rini juga hadir sebagai perwakilan wali murid SMPN 1 Surabaya. Oleh karena itu, Rini juga menyerahkan hasil donasi dari para pelajar berupa uang tabungan dan laptop. 

"Ini sekaligus bisa menjadi contoh untuk semua sekolah. SMPN 1 komitmennya luar biasa. Jadi kalau ada pelajar yang kesusahan, anak-anak memberikan sumbangsih secara sukarela," ungkap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved