Breaking News:

Berita Malang

Sosialisasi Rokok Ilegal di Kabupaten Malang Semakin Masif

Gerakan gempur rokok ilegal terus digalakkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang bersama Kantor Bea Cukai Malang. Kali ini giliran

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Erwin Wicaksono
Sosialisasi Rokok Ilegal digelar selama 2 hari di Hotel The Aliante Kota Malang sejak Rabu (6/10/2021) hingga Kamis (7/10/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Gerakan gempur rokok ilegal terus digalakkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang bersama Kantor Bea Cukai Malang. Kali ini giliran masyarakat Kecamatan Pagelaran mendapat wejangan pemberantasan rokok ilegal.

Sosialisasi digelar selama 2 hari di Hotel The Aliante Kota Malang sejak Rabu (6/10/2021) hingga Kamis (7/10/2021).
Sosialisasi dibuka Sekda Kabupaten Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat.

Pejabat lain dalam kesempatan tersebut diantaranya anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang Sudarman, Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Malang M Nur Fuad Fauzi dan Kantor Bea Cukai Malang.

Wahyu berpesan kepada para peserta jika partisipasi memberantas rokok ilehal akan mendatangkan manfaat yang banyak.

"Dengan memberantas peredaran rokok illegal, tentunya masyarakat juga mendapatkan manfaatnya melalui pembangunan infrastruktur umum yang dilakukan pemerintah," beber Wahyu.
Wahyu menyerukan agar sosialiasi rokok ilegal secara rutin digelar. Pasalnya, belum semua masyarakat mengerti manfaat cukai.

"Selama ini perbedaan antara rokok legal dengan Ilegal masih belum diketahui masyarakat. Kita lihat untuk Kabupaten Malang masih tinggi sekali rokok ilegal ini," kata mantan Camat Tajinan ini.

Baca juga: 18 tahanan Polsek Sukolilo Dapat Vaksinasi, Dikawal Ketat Polisi Ke Puskesmas

Sasaran pemilihan warga tingkat RT dalam sosialisasi karena secara langsung bertemu masyarakat.

"Seperti saat ini yang menjadi peserta sosialisasi adalah ketua RT, ketua RW yang langsung menyentuh masyarakat," tutur Wahyu.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang Sudarman mengatakan para wakil rakyat juga terus bergerak dalam melakukan sosialisasi rokok ilegal.

"Selama ini sosialisasi yang dilakukan Pemkab Malang sangat efektif. Sehingga, bisa menekan peredaran rokok illegal di Kabupaten Malang," sebutnya.

Di sisi lain, Eko Iswahyudi warga Desa Clumprit, Pagelaran berkesan jika dirinya mendapat ilmu yang tak didapatnya pada dahulu kala.

"Selama saya dewasa belum pernah dapat sosialisasi barang cukai ilegal taunya dari TV. Saya lebih paham dan nantinya leluasa mensosialisasikan barang ilegal kepada masyarakat di lingkungan. Kalau memergoki rokok ilegal dikasih lapor ke bea cukai," beber pria yang juga sebagai Ketua RT ini. (ew)

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved