Breaking News:

Berita Viral

Nasib Akhir Kasus Viral ‘3 Anak Saya Diperkosa’ yang Dihentikan, Mabes Polri ‘Turun’, Tak Berubah

Viral kasus seorang ibu melaporkan kondisi anak-anaknya yang diduga telah diperkosa olehh mantan suaminya sendiri, kasus itu nyatanya tak berubah.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Tribunnews.com
Ilustrasi balita ngeluh sakit di organ vital karena dirudapaksa ayahnya 

"Sudah saya blokir nomornya, saya tidak mau mendengar kata tidak pantas," katanya.

Baca juga: Nasib Intan Rose Gadis Penjaga Warung Kopi yang Dulu Viral Mirip Anya Geraldine, Kini Kerja Apa?

Mabes Polri akhirnya turun tangan soal kasus viral 'tiga anak saya diperkosa' yang belakangan viral karena dihentikan penyelidikannya oleh Polres Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut pihaknya menurunkan Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan asistensi terkait penyelidikan yang telah dilakukan oleh Polres Luwu Timur.

Menurut Argo, tim Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri juga telah diberangkatkan ke Polda Sulawesi Selatan pada hari ini, Sabtu (9/10/2021).

"Hari ini tim asistensi Wasidik Bareskrim Polri berangkat ke Polda Sulsel," kata Argo saat dikonfirmasi, Sabtu (9/10/2021).

Baca juga: Viral di Medsos, Pasangan Pengantin di Bojonegoro Naik Alat Berat Keliling Alun-alun seusai Akad

Namun demikian, Argo enggan menjelaskan apakah kasus itu nantinya akan diambil alih oleh Mabes Polri. Yang jelas, tim Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri akan melakukan asistensi terlebih dahulu.

"Ke Polda Sulsel untuk asistensi yang telah dikerjakan. Asistensi kasus pencabulan anak," tukasnya.

Sebagai informasi, seorang ibu rumah tangga melaporkan pemerkosaan yang dialami ketiga anaknya yang masih di bawah 10 tahun. Terduga pelaku tidak lain adalah eks suaminya atau ayah kandung mereka sendiri.

Terduga pelaku merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang punya posisi di kantor pemerintahan daerah Luwu Timur. Adapun kejadian dugaan pemerkosaan itu terjadi pada Oktober 2019 lalu.

Ibu ketiga anak itu pun melaporkan kasus itu kepada Polres Luwu Timur pada 9 Oktober 2019 lalu. Setelah melakukan penyelidikan pada 5 Desember 2019 lalu, Polri memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved