Pemprov Jatim

Bersama IKA Unair, Khofifah Dorong Percepatan Vaksinasi di Sidoarjo, Kebut Dosis Dua serta Lansia

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong percepatan vaksinasi untuk Kabupaten Sidoarjo. 

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jatim yang juga Ketua Umum IKA Unair Khofifah Indar Parawansa bersama tim IKA Unair melakukan gelaran vaksinasi di Sekolah SMP Al Falah Desa Kureksari Kecamatan Waru, Sabtu (9/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong percepatan vaksinasi untuk Kabupaten Sidoarjo. 

Gubernur Khofifah bersama tim IKA Unair melakukan gelaran vaksinasi di Sekolah SMP Al Falah Desa Kureksari Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (9/10/2021) kemarin.

Kegiatan vaksinasi bertajuk Jelajah Kampung dan Pesisir itu merupakan kerja kolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo, Pemprov Jawa Timur, Fakultas Kedokteran (FK) Unair dalan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF). Total vaksin yang disiapkan secara  keseluruhan senanyak 2.500 dosis vaksin.

"Saya hadir lebih kepada sebagai Ketua Umum IKA Unair bersama Sekjen dan beberapa teman pengurus. Saya ingin menyampaikan bahwa dedikasi pengabdian dari Unair melalui IKA Unair ini kami terus berjalan," kata Khofifah. 

Baca juga: Kepala Dusun di Tuban yang Terjerat Kasus Selingkuh Laporkan Kades dan 8 Warga

"Kami di Sidoarjo ini sudah beberapa kali menggelar vaksinasi bersama dengan bupati. Vaksinasi juga dilakukan di Gresik, Surabaya, Lamongan, Banyuwangi, Jombang dan besok ini di Lumajang," imbuhnya.

Menurutnya, pengabdian Unair melalui ikatan alumninya ini tidak berhenti menjadi bagian penting bahwa kontribusi akademisi dan kampus melalui ikatan alumninya ini satu dari pentahelix.

"Nah sekarang masuk society, kami ingin menyampaikan terimakasih SMP Al Falah ini menyiapkan tempat untuk dijadikan sentra vaksinasi bukan hanya siswa-siswa Al Falah tetapi juga siswa-siswa lembaga pendidikan di sekitaranya juga untuk untuk masyarakat," sambungnya.

Baca juga: Adu Banteng Truk Tangki Vs Truk Tronton di Saradan Madiun, Sempat Oleng Lalu Seruduk Warung

Lebih lanjut ia kemudian menegaskan bahwa saat ini vaksinasi menjadi tolok ukur penting yang digunakan pemerintah pusat dalam menentukan leveling PPKM suatu daerah. 

Bahkan vaksinasi yang ditakar bukan hanya capaiannya di satu kabupaten kota. Melainkan di satu kawasan aglomerasinya.

Misalnya Kabupaten Sidoarjo, satu aglomerasi dengan Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan juga beberapa kabupaten yang lain. 

Baca juga: Kisah Anak Pedagang Es Buah di Gresik Wakili Indonesia di Kejuaraan Matematika Internasional

Terkait dengan aglomerasi Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa assesmen level berdasarkan kemenkes ada 6 indikator.

Assesemen level dari Kemenkes dari 6 indikator Sidoarjo ini dari satu bulanan yang lalu sudah level 1. 

Pemprov Jatim menurut assesmen level dari Kemenkes masih satu-satunya provinsi di Jawa dan Bali ini yang sudah level 1. Lalu kemudian ditambahkan indikator di Inmendagri nomor 47.

Baca juga: Tantangan IKA Unair Surabaya di Dunia Kerja, Khofifah Tekankan Pentingnya Strong Partnership Alumni

Di inmendagri 47 itu bukan assesmen level kemenkes tapi assesmen level PPKM. Dari assesmen level PPKM ditambahkan target vaksinasi secara umum serta capaian vaksinasi untuk Lansia.

Target untuk vaksinasi umum, baik dosis 1 maupun dosis 2 Kabupaten Sidoarjo kata Khofifah sudah memenuhi target.

Terpenuhinya target itu tidak serta merta turun ke level 1 karena harus mencakup semua wilayah aglomerasi. 

Kota Surabaya dan Kota Mojokerto juda sudah tercapai. Karena aglomerasi Surabaya ini ada Surabaya, Gresik, Sidoarjo, ada Kab dan Kota Mojokerto, ada Kab Lamongan dan Bangkalan semuanya harus memenuhi target level 1.

"Itu dilihat sebagai satu kesatuan. Semuanya harus tuntas, bukan hanya vaksinasi umum dosis 1 dan 2 tapi juga vaksinasi untuk lansia. Mohon kami dibantu bagaimana mengajak para lansia untuk berkenan melakukan percepatan vaksinasi," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved