Breaking News:

Berita Malang

Coretan Vandalisme di Kawasan Kayutangan Kota Malang Dibersihkan Lewat Gerakan Koin Satus Repes

Gerakan masyarakat peduli pada koridor Kayutangan Kota Malang melakukan kegiatan pembersihan vandalisme, Minggu (10/10/2021).

Surya/sylvianita widyawati
Kegiatan pembersihan vandalisme di koridor Kayutangan Kota Malang, Minggu (10/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, COM, MALANG - Gerakan masyarakat peduli pada koridor Kayutangan Kota Malang melakukan kegiatan pembersihan vandalisme, Minggu (10/10/2021).

Vandalisme terlihat ada di toko-toko yang sudah banyak yang tutup. Seperti di tembok Toko Modern. Dulu toko ini dikenal sebagai tempat penjualan sepatu kulit.

Ada juga di tembok bekas Bioskop Merdeka, Toko Fuji Image Plaza dan toko-toko lainnya. Di dua sisi JL Basuki Rachmad itu ada gambar-gambar pada tampak depan bangunan.

"Vandalisme di koridor Kayutangan sudah sangat memprihatinkan," jelas Tri Iwan Widhianto, Koordinator Kegiatan Koin Satus Repes pada suryamalang.com (Tribun Jatim Network).

Baca juga: Warna-warni Bunga Tabebuya Percantik Jalanan di Kota Batu, Berikut 5 Lokasinya

Entah siapa pelakunya. Jika bisa ditangkap, maka diketahui alasannya melakukan pencoretan di kawasan Kayutangan. Apalagi tempat tersebut merupakan kawasan heritage di Kota Malang.

Dikatakan Iwan, untuk membersihkan vandalisme, mereka yang terlibat mengeluarkan dana dari kantong pribadi.

"Di kegiatan ini semua menanggalkan "baju". Baik sebagai ormas, politik sebagai bentuk keperdulian pada Kayutangan," kata dia. 

Baca juga: Kepala Dusun di Tuban yang Terjerat Kasus Selingkuh Laporkan Kades dan 8 Warga

Karena sebagai kegiatan sukarela, maka pembersihan dilakukan semampu mereka. Sebab area vandalisme cukup banyak. 

"Diharapkan ini sebagai kegiatan embrio bola salju," ujar Iwan. Sehingga bisa memberi inspirasi di wilayah lainnya di Malang. Dikatakan, Kayutangan adalah area sentra sejarah pemukiman kuno.

Baca juga: Dua Kedai Pesen Kopi di Kota Malang Jadi Korban Vandalisme, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Aini, volunter cagar budaya mengatakan terlibat di kegiatan pembersihan vandalisme karena ingin anak-anak masa depan bisa menikmati Kayutangan.

"Nanti kalau bersih kan juga baik untuk pariwisata," kata dia. Kegiatan juga diisi kegiatan seni budaya yang ditonton warga sambil memberi saweran. 

Baca juga: Berbekal Rekaman CCTV, Pemkot Malang Buru Pelaku Vandalisme di Rumah Dinas Wali Kota

Kawasan bisnis Kayutangan pernah meraih masa keemasan. Sebab banyak toko dengan beragam produk. Sekarang tak banyak toko yang buka.

Mungkin karena sepi pembeli. Apalagi di Kota Malang sudah ada beberapa mall. Yang kini masih bertahan ada toko bakery, beberapa bank, hotel. Namun toko buku, toko toko sepatu, toko batik sudah tutup. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved