Breaking News:

Berita Ponorogo

Kasus Covid-19 Ponorogo Turun, Pembangunan RS Darurat IKM Tambakbayan Berlanjut, Alkes Sudah Datang

Kendati penularan kasus Covid-19 menurun, Pemkab Ponorogo tetap melanjutkan pembangunan rumah sakit darurat. 

TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Gedung Sentra IKM Tambakbayan Jalan Trunojoyo Disulap Menjadi RS Darurat Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kendati penularan kasus Covid-19 menurun, Pemkab Ponorogo tetap melanjutkan pembangunan rumah sakit darurat. 

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jika nantinya warga yang terpapar Covid-19 kembali meningkat seperti sebelumnya.

Kabid Pelayanan Medik RSUD Dr Harjono Ponorogo Abraham Reza, mengatakan saat ini peralatan kesehatan (Alkes) untuk rumah sakit tersebut sudah tersedia.

Sehingga bisa dibilang RS darurat yang menggunakan gedung sentra IKM Tambakbayan, Jalan Trunojoyo tersebut sarana dan prasarananya telah terpenuhi.

Baca juga: Kepala Dusun di Tuban yang Terjerat Kasus Selingkuh Laporkan Kades dan 8 Warga

"Saat ini sebagian peralatan sudah disimpan di gedung RS. Lapangan itu," kata Reza, Minggu (10/10/2021).

Reza mengakui, dalam pembangunan RS Darurat tersebut, tahapan pengadaan peralatan kesehatan memang membutuhkan waktu yang paling lama. 

Lantaran barang tidak selalu ada sehingga harus memesan dahulu melalui E-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP).

Baca juga: Tragis, Seorang Pria Tewas Tertimpa Truk Muatan Tebu 7 Ton di Jalan Pahlawan Tulungagung

"Hampir semua alkes sudah terbeli, hanya tabung oksigen saja yang belum tersedia," jelas Reza.

Sebelum RS darurat dioperasikan, Pemkab Ponorogo juga harus memastikan tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di RS tersebut telah tersedia.

Baca juga: Adu Banteng Truk Tangki Vs Truk Tronton di Saradan Madiun, Sempat Oleng Lalu Seruduk Warung

Kasus Covid-19 di Bumi Reog sendiri sebenarnya terus turun. Per 9 Oktober kasus aktif Covid-19 tinggal 50 pasien saja.

Sementara pembangunan RS Darurat sendiri dilatarbelakangi dengan membeludaknya kasus Covid-19 di Ponorogo pada bulan Juli-Agustus lalu.

Pada bulan-bulan tersebut kasus Covid-19 di Ponorogo membeludak hingga ruang isolasi di seluruh rumah sakit rujukan penuh.

Untuk menampung pasien Covid-19 yang tidak bisa masuk RS, pihak RSUD Dr Harjono Ponorogo hingga harus mendirikan tenda darurat di lapangan parkir depan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved