Breaking News:

Berita Malang

Gunakan Narkoba, Dua Pria Di Kota Malang Ditangkap Anggota Satreskoba Polresta Malang Kota

Gunakan narkoba, dua pria di Kota Malang ditangkap Satreskoba Polresta Malang Kota

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
shutterstock
Ilustrasi narkoba di Malang 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Gunakan narkoba, dua pria di Kota Malang ditangkap Satreskoba Polresta Malang Kota.

Kedua tersangka ditangkap di rumah kontrakannya, yang terletak di Jalan Bandulan Gang IX, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Kamis (16/9/2021) lalu.

Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota, AKP Danang Yudanto mengatakan, pihaknya menangkap terlebih dahulu tersangka berinisial PP alias Pandu (22) sekitar pukul 18.30 WIB.

"Saat kami geledah, anggota kami menemukan beberapa barang bukti. Yaitu, tiga plastik ganja, satu linting rokok berisi ganja dan satu buah HP. Total berat ganja yang kami amankan dari tersangka PP seberat 49,70 gram," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (13/10/2021).

Dari penangkapan tersangka PP, anggota langsung melakukan pengembangan dan menangkap tersangka lainnya.

Baca juga: Polisi Gagalkan Pengiriman Ratusan Botol Arak Bali di Kota Mojokerto

Hasilnya, SA alias Septyan (26) warga Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang ditangkap. Dari tersangka SA, polisi menemukan beberapa barang bukti.

"Saat SA digeledah, kami menemukan barang bukti satu klip sabu seberat 0,78 gram. Setelah itu, kedua tersangka berikut barang bukti kami bawa ke Polresta Malang Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, diduga keduanya mendapat narkoba dari seseorang dengan cara sistem ranjau.

"Hingga saat ini, kasus narkoba tersebut masih terus kami lakukan penyelidikan. Kami masih mencari siapa pemasok barang haram itu," ungkapnya.

Atas perbuatannya tersebut, kedua pria itu terancam meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang lama.

"Tersangka PP kami kenakan Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun. Sedangkan tersangka SA, kami kenakan Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun," tandasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved