Sosok Eks Pegawai KPK Tak Lolos TWK yang Kini Menjadi Petani, 'Jabatan Tidak Sebegitu Pentingnya'

Rasamala Aritonang eks pegawai KPK tak lolos TWK, pulang ke kampung sang kakek di Sumatera Utara. Bantu keluarga bertani dan beternak.

Editor: Hefty Suud
Kolase YouTube KompasTV - Istimewa via Tribunnews.com
Rasamala Aritonang, eks Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK pulang ke kampung, membantu keluarganya bertani dan beternak. 

TRIBUNJATIM.COM - Eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), diketahui memilih beralih profesi.

Ada yang menjadi penjual nasi goreng hingga pulang ke kampung halaman.

Rasamala Aritonang, eks pegawai KPK tak lolos TWK yang kini beralih profesi menjadi petani.

Melansir dari Tribunnews.com, Rasamala adalah satu diantara eks pegawai KPK tak lolos TWK dan resmi dipecat pada 30 September 2021 lalu.

Setelah itu, Rasamala memutuskan pulang ke kampung sang kakek di Desa Parsuratan, Balige, Sumatera Utara, untuk membantu keluarganya bertani dan beternak.

Kegiatannya bertani itu sudah dilakukan Rasamala selama hampir satu bulan.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: DNA Danu di TKP Kasus Subang hingga Mantan Pegawai KPK Jadi Penjual Nasi Goreng

Rasamala Aritonang, eks Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK.
Rasamala Aritonang, eks Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK. (Istimewa via Tribunnews.com)

"Ya saya memang sedang mengisi waktu sementara ini dengan bertani dan beternak, kebetulan keluarga kakek saya di kampung memang petani," kata Rasamala, Senin (11/10/2021), kepada Tribunnews.

Selama berada di Balige, rutinitas Rasamala hampir setiap pagi adalah menjemur jagung.

Tak hanya itu, ia biasanya juga memberi makan ayam dan bebek setiap pagi.

Kendati demikian, bertani dan beternak bukanlah satu-satunya kegiatan Rasamala saat ini.

Ia masih kerap diminta menjadi narasumber dalam sejumlah diskusi daring.

Tak hanya itu, Rasamala saat ini juga mengajar di Fakultas Hukum Universitas Parahyangan untuk mata kuliah studi anti-korupsi.

"Karena masih ada beberapa permintaan sebagai narasumber, yang lalu misalnya saya diminta Sekolah Antikorupsi (SAKTI) Pontianak untuk mengisi materi, dan hari Jumat sore jam 15.00-16.30 biasanya saya rutin mengajar online."

"Kebetulan untuk semester ini saya diminta mengajar mata kuliah studi anti-korupsi di Fakultas Hukum Universitas Parahyangan," bebernya.

Baca juga: Sosok Viral Eks Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Kini Banting Setir Jual Nasi Goreng, Mulanya dari YouTube

Profil Rasamala Aritonang

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved