Breaking News:

Berita Jatim

Sudah Kantongi Profil Pemburu Satwa, Polda Jatim Usut Sindikat Perdagangan Satwa Langka Endemik

Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim terus mengembangkan kasus perdagangan satwa langka dilindungi dalam kondisi mati dan hidup, di

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Luhur Pambudi
Vando Rangga Wisa (29) warga Pakel, Tulungagung, dan, Sandi Fanandri Sofyan Sauri (25) warga Kalisat, Jember, anggota sindikat penjualan dan penyelundupan satwa dilindungi saat dikeler anggota Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim terus mengembangkan kasus perdagangan satwa langka dilindungi dalam kondisi mati dan hidup, di Tulungagung dan Jember.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil menangkap dua orang anggota sindikat perdagangan satwa.

Mereka adalah Vando Rangga Wisa (29) warga Pakel, Tulungagung. Dan, Sandi Fanandri Sofyan Sauri (25) warga Kalisat, Jember.

Keduanya berperan sebagai penyedia sekaligus penghubung proses penjualan kepada calon pembeli satwa langka yang dilindungi tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku. Didapati informasi, keduanya memperoleh pasokan satwa tersebut dari seorang pria berinisial LK dan seorang pemburu yang di kawasan Jember.

Kedua sosok baru yang tercatat keterangan hasil pemeriksaan tersebut. Telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dalam proses pengembangan penyelidikan kasus tersebut.

Baca juga: Cegah Kejahatan, Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tim Anti Bandit Polsek Patroli Tiap Malam

"Kami dapatkan beberapa jaringan mereka juga. Kami coba kembangkan juga. Kami menduga masih banyak hewan-hewan dalam jaringan mereka," katanya di Gedung Humas Mapolda Jatim, Rabu (13/10/2021).

Rekam jejak kedua pelaku tersebut bikin geleng-geleng kepala. Mereka terbilang lama menekuni bisnis ilegal nan merusak lingkungan fauna itu, kurun waktu sekitar setahun.

Keduanya melayani permintaan pembelian satwa dilindungi tersebut dalam keadaan hidup maupun mati atau telah diawetkan untuk kepentingan aksesoris.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved