Breaking News:

Berita Tuban

Kinerja BUMD Tak Maksimal Sumbang PAD Tuban, DPRD Minta Ada Evaluasi

Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak maksimal menyumbang PAD Tuban, DPRD minta ada evaluasi.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Ketua DPRD Tuban, Miyadi, menyoroti kinerja BUMD yang tak maksimal, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tuban belum memuaskan. 

Hal itu terlihat dari laporan penyampaian jawaban Pemkab Tuban, pada rapat paripurna laporan Banggar DPRD Tuban dan Pandangan Umum Fraksi tentang R-APBD Tahun Anggaran 2022, Kamis (14/10/2021). 

Empat perusahaan pelat merah itu belum mampu sepenuhnya memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Ketua DPRD Tuban, Miyadi mengatakan, kinerja BUMD masih kurang optimal dalam menyumbangkan PAD. 

Pada tahun 2021, PDAM yang melakukan penyetoran laba bersih ke pemda sebesar Rp 7.171.702.292,96. Kemudian PT Ronggolawe Sukses Mandiri sebesar Rp 29.363.600.

Sementara dua BUMD lainnya, yaitu PD Aneka Tambang dan PD Minyak dan Gas Bumi masih belum maksimal.

"Hanya satu yang maksimal menyumbang PAD, lainnya belum maksimal," ujarnya seusai rapat paripurna

Dengan adanya kinerja yang belum maksimal itu, pria yang juga sebagai Ketua DPC PKB Tuban itu meminta, agar ada evaluasi terhadap BUMD yang belum optimal. 

Baca juga: Ribuan KK di Tuban Terdampak Kekeringan, Ada Empat Kecamatan yang Kesulitan Dapatkan Air Bersih

Eksekutif juga harus mendorong BUMD lebih baik lagi, agar bisa bekerja lebih maksimal. 

Sehingga ke depan BUMD dapat memberikan dampak yang positif bagi pemasukan daerah Tuban.

"Ini menjadi catatan harus ada evaluasi, pihak eksekutif harus mendorong BUMD agar maksimal, sehingga membawa dampak bagus bagi PAD," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved