Breaking News:

Berita Kota Malang

Kompak Gunakan Ganja, Tiga Sahabat di Malang Diringkus Reskrim Polsek Klojen

Kompak menggunakan ganja, tiga sahabat di Malang diringkus Unit Reskrim Polsek Klojen. Begini kronologinya!

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Kapolsek Klojen, AKP Domingos Ximenes saat menunjukkan ketiga tersangka pengguna ganja, berikut barang bukti, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kompak gunakan ganja, tiga sahabat di Kota Malang diringkus Unit Reskrim Polsek Klojen, sesaat usai bertransaksi.

Kapolsek Klojen, AKP Domingos Ximenes mengatakan, ketiga tersangka ditangkap pada Senin (13/9/2021).

"Penangkapan ketiga tersangka bermula, ketika anggota kami mendapatkan laporan dari warga bahwa ada perdagangan narkoba di wilayah Klojen. Dari laporan tersebut, kami mulai mencari keberadaan tersangka," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (14/10/2021).

Setelah mengumpulkan keterangan, Unit Reskrim Polsek Klojen mendapatkan dua nama tersangka. Yaitu, Zaidan alias Wolseng (21), warga asal Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, dan Nova alias Kentang (26), warga asal Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun.

"Pada Senin (13/9/2021) sekitar pukul 20.00 WIB, anggota kami langsung menangkap keduanya di Jalan Klayatan Gang 2, Kecamatan Sukun," tambahnya.

Setelah diperiksa dan digeledah, ditemukan ganja seberat 20 gram yang terbagi dalam dua klip kecil.

Kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari sahabatnya bernama Pebri.

Berselang empat jam dari penangkapan kedua tersangka, polisi segera membekuk tersangka Pebri (24), warga Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, di rumahnya.

"Dari tersangka Pebri, kami berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 1,03 kilogram. Dan berdasarkan pengakuan tersangka Pebri, barang haram tersebut hanya diedarkan ke teman-temannya saja. Selain itu, ketiga tersangka yang kami tangkap ini mengaku bahwa mereka menggunakan ganja untuk doping bekerja sekaligus obat bantu tidur," bebernya.

Baca juga: Layanan Nomor WhatsApp Simpati Makota Berganti, Kapolresta Malang Kota: Untuk Tingkatkan Pelayanan

Atas perbuatannya itu, ketiga sahabat akan meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang lama.

Atas perbuatannya, tersangka Zaidan dan Nova dijerat pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sedangkan tersangka Pebri, dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Sementara itu, tersangka Pebri mengaku tidak mengenal pemasok ganja tersebut. Dirinya membeli dan bertransaksi dengan sistem ranjau.

"Untuk ganja ini kami gunakan sendiri, dan saya juga menjualnya. Untuk satu kilogram ganja, bisa habis dalam waktu satu sampai dua bulan. Dan kami sudah melakukan ini sejak satu tahun lalu," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved