Breaking News:

Berita Nganjuk

Nganjuk Masuk Level 1 Asesmen Situasi Covid, Kang Marhaen Minta Waspada Karena Pandemi Belum Selesai

Kabupaten Nganjuk Masuk level 1 berdasarkan asesmen situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan. Status level 1 tersebut disampaikan Plt Bupati Nganjuk

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kabupaten Nganjuk Masuk level 1 berdasarkan asesmen situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan. Status level 1 tersebut disampaikan Plt Bupati Nganjuk dalam sejumlah Grup WhatsApp (WA).

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, capaian status level 1 dalam Asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes tersebut merupakan hasil kerja keras bersama semuanya di Kabupaten Nganjuk.

Meski demikian, seluruh masyarakat tidak boleh eforia dengan mengabaikan Protokol Kesehatan karena Pandemi masih belum selesai dan terus mengancam kesehatan serta keselamatan.

"Kita bersyukur dengan status level 1 tersebut, tetapi kita tidak boleh lengah sehingga harus tetap waspada dan hati-hati terhadap Covid-19," kata Kang Marhaen panggilan akrab Marhaen Djumadi, Minggu (17/10/2021).

Baca juga: DKW Garda Bangsa Jatim Ajak Millenial Tak Apatis Politik

Sementara untuk perkembangan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk hari ini masih ada penambahan terkonfirmasi positif sebanyak 2 kasus.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Hari Purwanto mengatakan, dengan adanya tambahan kasus baru Covid-19 tersebut jumlah akumulasi kasus Covid-19 mencapai 12.742 kasus.

Sedangkan untuk kasus positif covid-19 dinyatakan sembuh, dikatakan Hari Purwanto, bertambah sebanyak 8 dinyatakan sembuh. Dengan demikian jumlah akumulasi kasus positif covid-19 dinyatakan sembuh di Kabupaten Nganjuk mencapai 11.955 kasus.

"Untuk kasus positif covid-19 meninggal dunia dalam beberapa hari terakhir nihil. Dengan demikian akumulasi kasus positif Covid-19 data terakhir mencapai 773 kasus. Dan kita berdoa sudah tidak ada lagi yang meninggal dunia karena covid-19," kata Hari Purwanto.

Sementara untuk jumlah bed occupancy rate (BOR) atau jumlah tempat tidur terpakai  pasien Covid-19 di Kabupaten Nganjuk, tambah Hari Purwanto, dari total jumlah bed tersedia sebanyak 717 bed, hanya terisi tiga bed saja. Yakni dua bed di RSUD Nganjuk dan satu bed di RS Bhayangkara Nganjuk.

"Melihat BOR ini jumlah pasien Covid-19 di Rumah Sakit sudah menurun sangat signifikan. Dan semoga Covid-19 di Kabupaten Nganjuk bisa segera selesai," tutur Hari Purwanto. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Kumpulan berita Nganjuk terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved