Breaking News:

Berita Kota Madiun

Wali Kota Maidi: Selama PPKM, Transaksi UMKM di Kota Madiun Capai Rp 6,5 M

Wali Kota Maidi menyebut, selama pelaksanaan PPKM, transaksi UMKM di Kota Madiun mencapai Rp 6,5 miliar.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Wali Kota Madiun, Maidi, saat ditemui pada Minggu (17/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi mulai menggenjot roda perekonomian di Kota Madiun.

Menurut Maidi, saat kasus positif Covid-19 (virus Corona) mulai melandai seperti saat ini, merupakan waktu yang tepat untuk menggerakkan perekonomian, terutama sektor UMKM.

Walaupun protokol kesehatan tetap menjadi prioritas utama.

Maidi menyebut, pihaknya telah mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) untuk berbelanja di lapak UMKM yang ada di setiap kelurahan.

"Kota Madiun punya 27 kelurahan yang setiap kelurahannya ada 30an lapak UMKM dan PKL (pedagang kaki lima). ASN diwajibkan belanja setiap pagi di situ," jelas Maidi, saat menghadiri Penganugerahan Warga Kehormatan PSHT di Sun Hotel Kota Madiun, Minggu (17/10/2021).

Langkah tersebut terbukti efektif untuk menggerakkan perekonomian di Kota Pecel (sebutan Madiun).

Buktinya, lanjut Maidi, selama 2 bulan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini, uang yang berputar di sektor UMKM mencapai lebih dari Rp 6,5 miliar.

Dalam kesempatan itu, Maidi juga meminta kepada Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti yang telah masuk menjadi anggota kehormatan PSHT untuk ikut memperhatikan Kota Madiun.

Baca juga: Jadi Sentra Wisata Kuliner Malam Kota Madiun, Pembangunan Pasar Sleko Hampir Rampung

"Kota Madiun ini diapit 7 kabupaten dengan jumlah 8 juta penduduk, kotanya hanya Madiun saja," jelas mantan Sekda Kota Madiun ini.

"Saya titip kemajuan Kota Madiun ke Pak La Nyalla agar bisa memberikan manfaat ke kabupaten di sekitarnya," lanjutnya.

Menurut Maidi, dengan adanya PSHT di Kota Madiun membawa dampak positif tersendiri.

Salah satunya adalah banyaknya keluarga besar PSHT yang berasal dari luar berkunjung ke Kota Madiun.

Setidaknya, mereka akan berbelanja sedikit apapun sehingga akan mempercepat perputaran roda ekonomi Kota Madiun.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved