Breaking News:

Berita Surabaya

Cak Eri Yakin Pemerintah Turunkan Level PPKM Surabaya: Vaksin dan Penurunan Covid Kami Lebih Baik

Pemkot Surabaya optimis level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Surabaya bisa menurun. Mengingat berbagai indikator di Surabaya

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Sabtu (21/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya optimis level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Surabaya bisa menurun. Mengingat berbagai indikator di Surabaya yang disebut terus membaik. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan PPKM Level 3 yang berlaku di Surabaya dikarenakan terpengaruh wilayah lain. Yakni, capaian vaksinasi di kabupaten/Kota tetangga yang masih rendah sekalipun capaian di Surabaya sudah di atas 100 persen. 

Sehingga, pihaknya berharap pada pengumuman pemerintah pusat yang akan disampaikan hari ini, Senin (18/10/2021), Surabaya telah turun level. Bisa menjadi level 2 atau bahkan level 1.

"Harapannya, sore ini (pengumuman) bisa turun level," kata Cak Eri di Surabaya, Senin (18/10/2021). 

Cak Eri menjelaskan bahwa kasus Covid-19 telah menurun bahkan hampir seluruh kawasan di Surabaya telah masuk zona hijau. Selain itu, capaian vaksinasi untuk disisi pertama juga melampaui 100 persen. 

Menyusul dosis kedua yang nyaris menyentuh 90 persen. Pun demikian dengan vaksinasi untuk lansia yang menyentuh 90 persen. 

Baca juga: Kini Bayar PBB Surabaya Bisa Online Lewat Tokopedia

Ini menjadi salah satu yang tertinggi dibanding beberapa daerah lain di Jatim. Sayangnya, saat ini pemerintah pusat justru menunjuk Kota Blitar sebagai Kota untuk uji coba pertama PPKM level 1. 

"Lha kok yang jadi percontohan dari kota lain padahal jumlah vaksin kita paling tinggi. Vaksin lansia paling tinggi. Dosis 2 dan pelajar paling tinggi. Terus yang kedua, tracing, testing, treatment, juga tinggi. Penurunan BOR juga tinggi," katanya. 

Menurutnya, Surabaya hanya terkendala capaian vaksinasi di daerah tetangga yang masuk aglomerasi Surabaya Raya yang masih rendah. Oleh karena itu, pihaknya mendukung vaksinasi di kabupaten/Kota tetangga. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved