Breaking News:

Berita Probolinggo

Giliran Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko dan 7 Pejabat Pemkab Dipanggil Penyidik KPK

Kini gilaran Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko menjadi saksi dalam perkara dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU)

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Danendra Kusuma
Penampakan Mapolresta Probolinggo. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Kini gilaran Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko menjadi saksi dalam perkara dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Timbul tak sendiri, penyidik KPK juga memeriksa tujuk saksi lain.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan pemeriksaan dilakukan di Mapolresta Probolinggo, Senin (18/10).

Berdasar pantuan Surya, hingga pukul 11.00 WIB para saksi belum tampak di Mapolresta Probolinggo.

"Hari ini, Senin (18/10), pemeriksaan saksi TPK (tindak pidana korupsi) terkait seleksi jabatan  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021, dugaan gratifikasi dan TPPU untuk tersangka PTS (Puput Tantriana Sari)," kata Ali dalam keterangannya.

Total, ada delapan pejabat Pemkab Probolinggil dipanggil menjadi saksi.

Para saksi itu, yakni Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Sri Wahyu Utami, Kasubbag Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Dyah Kuncarawati, Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani.

Baca juga: Surplus Beras 3 Juta Ton per Tahun, Jawa Timur Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional

Lalu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo R Oemar Sjarief, Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo Ruli Nasrullah, Kabid Pertanahan dan Tata Bangunan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo Slamet Yuni Maryono, serta Kasi Rumah Umum dan Komersial Bidang Perumahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Probolinggo Nur Ailina Azizah.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Probolinggo terkait kasus jual beli jabatan kepala desa, Senin (30/8).

Kasus tersebut menyeret Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan (DK), aparatur sipil negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, serta Muhammad Ridwan selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai tersangka penerima.

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK. (nen)

Kumpulan berita Probolinggo terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved