Breaking News:

Berita Madiun

Kota Madiun Level 1, Wali Kota Maidi: Tatap Muka TK Tunggu Zona Hijau

Wali Kota Madiun, Maidi enggan gegabah untuk membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) TK (Taman Kanak-kanak) di Kota Madiun

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Wali Kota Madiun, Maidi Ditemui usai Membuka Workshop Peningkatan Kreativitas Guru TK dalam Bidang Seni dan Literasi, di Taman Ngrowo Bening, Kota Madiun, Senin (18/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi enggan gegabah untuk membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) TK (Taman Kanak-kanak) di Kota Madiun.

Walaupun saat ini sudah berada di level 1, Maidi akan menunggu hingga Kota Madiun berada di zona hijau untuk membuka PTM TK.

"Kalau Covid-19 sudah mereda, TK baru boleh masuk, karena anak-anak TK ini ketergantungan kepada orang sekitarnya sangat tinggi, jadi resiko (tertularnya) lebih besar," kata Maidi ditemui usai membuka Workshop peningkatan kreativitas guru TK dalam bidang seni dan literasi, di Taman Ngrowo Bening, Senin (18/10/2021).

Maidi juga akan memastikan terlebih dahulu semua guru TK sudah tervaksin serta melakukan test antigen sebelum PTM TK dibuka nanti.

Baca juga: Giliran Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko dan 7 Pejabat Pemkab Dipanggil Penyidik KPK

"Kalau vaksin sudah merata, sudah 98-100 persen kita sudah berani pelan-pelan membuka (PTM TK)," kata Mantan Sekda Kota Madiun ini.

"Jadi belum (dibuka) bulan ini, tapi sudah kita siapkan, TK boleh masuk tapi dibatasi," lanjutnya.

Sedangkan untuk PTM tingkat SMP dan SD sendiri sudah berjalan sejak bulan September.

Maidi memastikan tidak ada klaster PTM SD dan SMP di Kota Madiun karena semua siswa yang akan pertama ikut PTM harus menjalani tes antigen.

"Setiap dua minggu sekali kita tes antigen secara acak baik siswa maupun guru. Kalau ada yang ketahuan langsung kita rawat," lanjutnya

Menurut Maidi metode ini memang membutuhkan ongkos yang mahal namun dinilai efektif untuk menekan penularan Covid-19 terutama di sekolah.

"Efektif sekali, walaupun ongkosnya lumayan (mahal) tapi kesehatan lebih mahal," pungkasnya.

Kumpulan berita Madiun terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved