Breaking News:

Berita Ponorogo

Dilapori Suplai Vaksin di Ponorogo Kurang, Menteri Suharso Sidak Vaksinasi Covid-19 di Kota Reog

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa meninjau pelaksanaan vaksinasi

tribunjatim/Sofyan Arif Candra
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa Meninjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Balai Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Senin (18/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa meninjau pelaksanaan vaksinasi di Balai Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Senin (18/10/2021).

Suharso menyebutkan kesuksesan mencapai herd immunity secara nasional ditopang oleh meratanya vaksinasi Covid-19 di daerah termasuk Ponorogo.

Untuk itu, pemerintah pusat terus mendorong vaksinasi daerah dengan melakukan suplai vaksin.  

"Hari ini ke sini, ya ingin menyaksikan vaksinasi, karena di Jatim khususnya Ponorogo itu, rasio vaksinasinya masih relatif rendah, masih di bawah 50 persen untuk suntikan pertama," jelas Suharso.

Bahkan untuk capaian vaksinasi dosis kedua lebih rendah lagi, yaitu berada diangka 17 persen .

Oleh karena itu, ia datang langsung untuk mengetahui pokok permasalahan yang terjadi di lapangan.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Rumah Kakek Nenek di Ponorogo Hancur Tertimpa Pohon, Ini Kondisi Penghuni

Dari laporan sementara, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mengatakan permasalahan rendahnya vaksinasi Covid-19 di Ponorogo karena suplai vaksin yang kurang.

Padahal antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi ternyata besar.

Masalah ini berbeda dengan daerah lain yang pernah ia datangi yang mana stok vaksinnya melimpah, namun antusiasme warga untuk vaksinasi justru rendah. 

Baca juga: Belum Kelar Dibangun, Joglo Desa Gesikan Tulungagung Timpa Pekerja yang Berteduh, Ini Kondisi Korban

"Di daerah seperti itu harus melakukan proses sosialisasi untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi itu tidak berbahaya. Seperti halnya untuk imunisasi anak-anak," terang Suharso. 

Dalam kesempatan itu, Suharso juga berkesempatan melakukan peninjaun vaksinasi secara door to door kepada lanjut usia (lansia). 

Baca juga: Sampang Demam Burung Puter Pelung, Para Jawara Bersaing Alot Menangkan Perlombaan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved