Breaking News:

Berita Madiun

Pembelian Tiket Kereta Api untuk Keberangkatan Mulai 26 Oktober Wajib Gunakan NIK

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) mewajibkan calon pelanggan yang akan membeli tiket kereta api jarak jauh wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
ILUSTRASI - Satu di antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang transportasi dan bisnis penunjang lainnya, yakni PT Kereta Api Indonesia (KAI), 2021. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) mewajibkan calon pelanggan yang akan membeli tiket kereta api jarak jauh wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) baik bagi penumpang dewasa maupun anak-anak.

Kebijakan ini berlaku untuk keberangkatan mulai tanggal 26 Oktober 2021 

Sedangkan bagi Warga Negara Asing (WNA) wajib menggunakan nomor identitas yang ada pada paspor.

"Ketentuan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penggunaan NIK pada semua sektor layanan publik sesuai dengan Perpres Nomor 83 Tahun 2021 tentang Pencantuman dan Pemanfaatan NIK dan atau Nomor Pokok Wajib Pajak Dalam Pelayanan Publik," kata Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko dalam keterangan tertulis, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Bocah Kelas 6 SD di Surabaya Nyaris Diculik 3 Bandit, Berhasil Kabur dari Mobil Saat Pelaku Lengah

Baca juga: Demi Dapatkan Solar, Para Petani di Madiun Harus Rela Antre 2 Jam

Aturan penggunaan NIK dan paspor bertujuan untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon penumpang.

Sedari dulu, untuk pembelian tiket, memang pelanggan harus menunjukkan KTP sebagai bukti kesesuaian tiket namun sekarang juga digunakan untuk integrasi data

Selain itu, KAI memang telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI. 

Baca juga: Diduga Pangku Anak Sambil Nyetir, Daihatsu Rocky Oleng Seruduk Motor, Pejalan Kaki & Booth di Malang

Dengan demikian, data vaksinasi akan otomatis dapat diverifikasi pada proses boarding.

Ixfan juga meminta pelanggan yang sudah terdaftar pada program Membership KAI Access serta pelanggan yang memiliki hak tarif reduksi namun data nomor identitas masih belum menggunakan NIK, untuk segera melakukan update data akunnya. 

Baca juga: Solar Langka di Madiun, Antrean Kendaraan Mengular Berjam-jam

Update data dapat dilakukan melalui Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121 mulai 15 Oktober 2021. Mulai 26 Oktober 2021, proses update data juga dapat dilakukan di Loket Stasiun atau aplikasi KAI Access.

Sebelumnya, aturan wajib NIK ini juga sudah mulai diterapkan pada pemesanan dan pembelian tiket KA Lokal mulai tanggal 31 Agustus 2021.

"KAI mendukung kebijakan pemerintah yang mengupayakan Single Identity Number dalam mengakses pelayanan publik di transportasi kereta api. Diharapkan langkah ini akan semakin memberikan kemudahan, kecepatan, kepastian, dan keamanan kepada seluruh pelanggan," pungkas Ixfan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved