Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Bocah SD di Surabaya Nyaris Diculik hingga Dua Kurir Selundupkan 6 Kg Sabu

Empat berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (20/10/2021). Bocah SD di Surabaya nyaris diculik hingga dua kurir selundupkan 6 kg sabu.

TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Nur Paini (54) ibunda IM (12) bocah kelas 6 SD di Kota Surabaya nyaris diculik oleh tiga orang bandit, saat hendak masuk ke sekolah, Selasa (19/10/2021) pagi, saat ditemui di kediamannya Jalan Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (20/10/2021).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan Nur Paini (54) mengaku tak menyangka, anaknya berinisial IM (12) bocah kelas 6 SD di Kota Surabaya nyaris diculik oleh tiga orang bandit, saat hendak masuk ke sekolah, Selasa (19/10/2021) pagi.

Pertama kali, saat anaknya itu tiba di rumah dalam keadaan menangis, dengan keadaan baju seragam berwarna putih yang dikenakannya penuh bercak darah, Nur mengira anaknya itu baru saja terlibat perkelahian dengan temannya.

Selanjutnya, Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil menggagalkan pengiriman sabu seberat enam kilogram jaringan Malaysia-Madura, Selasa (19/10/2021).

Barang haram tersebut disita dari dua orang kurir bernama Lukman Hakim (30) warga Jenggawah, Jember, dan Zainal (28) warga Sokobanah, Sampang, yang tinggal di Jember.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut ini berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (20/10/2021) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Bocah SD Surabaya Nyaris Diculik, Ibu Ungkap Cerita, Mengira Perkelahian, CCTV Jelaskan Semuanya

Nur Paini (54) ibunda IM (12) bocah kelas 6 SD di Kota Surabaya nyaris diculik oleh tiga orang bandit, saat hendak masuk ke sekolah, Selasa (19/10/2021) pagi, saat ditemui di kediamannya Jalan Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya.
Nur Paini (54) ibunda IM (12) bocah kelas 6 SD di Kota Surabaya nyaris diculik oleh tiga orang bandit, saat hendak masuk ke sekolah, Selasa (19/10/2021) pagi, saat ditemui di kediamannya Jalan Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya. (TribunJatim.com/Luhur Pambudi)

Nur Paini (54) mengaku tak menyangka, anaknya berinisial IM (12) bocah kelas 6 SD di Kota Surabaya nyaris diculik oleh tiga orang bandit, saat hendak masuk ke sekolah, Selasa (19/10/2021) pagi.

Pertama kali, saat anaknya itu tiba di rumah dalam keadaan menangis, dengan keadaan baju seragam berwarna putih yang dikenakannya penuh bercak darah, Nur mengira anaknya itu baru saja terlibat perkelahian dengan temannya.

Apalagi, melihat cairan darah yang menodai baju seragam sekolah IM itu, mengucur dari bagian mulutnya. 

Baca juga: Dibekap agar Tidak Bisa Teriak, Begini Cara Bocah SD di Surabaya Kabur dari Sekapan 3 Penculik

Baca juga: Korban Penculikan di Madiun Bawa Bayi, Polisi Lakukan Tes DNA untuk Jerat Pelaku Pasal Berlapis

Nur mengaku masih meyakini jika anaknya yang ke-4 itu, baru saja menerima bogem mentah akibat perkelahian.

Namun, saat sang anak begitu merasa ketakutan hingga membuat tubuhnya tegang dan nyaris pingsan. Nur akhirnya mulai percaya, jika sang anak, tidaklah berbohong.

"Dia cerita 'aku diculik, aku diculik'. Kata ayahnya, kalau dia (IM berantem) otomatis kacamatanya rusak. Iya dia pakai kacamata, tapi enggak rusak," katanya saat ditemui awak media di kediamannya di kawasan Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya.

Baca Selengkapnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved