Breaking News:

Berita Kota Batu

Dikenalkan di Acara MasterChef 2015, Jeruk Purut Indonesia Kini Tembus Pasar Eropa

Dikenalkan lewat acara MasterChef tahun 2015, jeruk purut Indonesia kini tembus pasar Eropa. Kementan upayakan Kota Batu sebagai pusat pembibitan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo menunjukan jeruk purut yang akan diekspor ke Prancis saat kunjungan kerja ke Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (19/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo mendorong pengembangan komoditas hortikultura berbasis kawasan untuk mendongkrak volume ekspor hingga tiga kali lipat. Hal itu ia sampaikan saat kunjungan kerja ke Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (19/10/2021).

Dikatakannya, saat ini, jeruk merupakan komoditas Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan permintaan ekspor cukup tinggi.

Dengan begitu, pengembangannya perlu ditingkatkan dengan produksi bibit mencapai 1 juta, salah satunya jeruk purut yang telah memiliki pasar dan permintaan ekspornya rutin setiap bulannya.

"Hari ini, dalam gelar teknologi inovatif perbenihan jeruk, kita melepas jeruk purut yang mendapatkan pasar internasional. Hari ini kita lepas ekspornya ke Prancis dan Belanda, permintaan ekspor jeruk purut ini cukup besar," ujar Syahrul, Selasa (19/10/2021).

Dikatakan Syahrul, sesuai perintah Presiden Joko Widodo, pertanian harus ditingkatkan produksinya untuk pemenuhan kebutuhan sendiri dan dilipatgandakan untuk ekspor. Syahrul menekankan ke depannya pertanian adalah salah satu sektor yang bisa terus melakukan akselerasi perdagangan di masa pandemi. Apalagi dengan kondisi saat ini, dunia dihadapkan dengan berbagai kontraksi perubahan iklim, sehingga sangat membutuhkan dukungan dari Indonesia yang iklimnya cenderung kondusif di bidang pertanian.

"Oleh karena itu, hari ini selain gelar teknologi juga dilakukan ekspor ke beberapa negara. Hari ini saya menuntut jeruk 1 juta bibit jeruk unggul yang diikembangkan. Kami inginkan restoran di negara lain menggunakan jeruk dari Indonesia," ujarnya.

Kementan mengupayakan Kota Batu sebagai pusat pembibitan. Dengan begitu, masyarakatnya bisa menjadi penggerak akselerasikan kebutuhan ekspor

"Tak hanya jeruk purut, jeruk manis juga luar biasa bisa bersaing dengan negara lain," imbuh Syahrul.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, komoditi pertanian menjadi sektor yang kebal di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona). Pemerintah Kota Batu terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi melalui berbagai sektor, salah satunya pertanian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved