Breaking News:

Berita Jatim

NasDem Jatim Harap Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Kholil Jadi Kado Hari Santri 2021

DPW Partai NasDem Jawa Timur memastikan terus mengawal gelar kepahlawanan untuk Syaikhona Kholil Bangkalan. Partai NasDem tetap berharap, pada tahun i

TRIBUNJATIM/Yusron Naufal Putra
Ketua Satgas HSN 2021 DPW Partai NasDem Jawa Timur Ipong Muchlissoni saat ditemui di Surabaya, Kamis (21/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPW Partai NasDem Jawa Timur memastikan terus mengawal gelar kepahlawanan untuk Syaikhona Kholil Bangkalan. Partai NasDem tetap berharap, pada tahun ini gelar tersebut sudah diberikan oleh negara. 

Ketua Satgas HSN 2021 DPW Partai NasDem Jawa Timur Ipong Muchlissoni mengatakan, jika hal itu terealisasi, tentu akan menjadi kado manis Hari Santri Nasional tahun ini. 

"Harapannya, Syaikhona Kholil ini betul-betul ditetapkan sebagai pahlawan nasional di tahun 2021 ini, pada tanggal 10 November sehingga itu bisa menjadi kado terindah Hari Santri Nasional 2021 khususnya untuk Jawa Timur," kata Ipong di Kantor DPW Partai NasDem Jatim, Kamis (21/10/2021). 

Sejauh ini, Partai NasDem memang mengaku terus getol melakukan berbagai upaya untuk mengawal agar salah seorang ulama kesohor itu dapat diberi gelar pahlawan nasional dari negara. 

Upaya itu misalnya, juga dimasukkan dan menjadi bagian dalam rangkaian kegiatan HSN 2021 yang digelar Partai NasDem. 

Baca juga: Gelar Lomba Khusus Sambut HSN 2021, NasDem Jatim Ungkap Peran Besar Santri

Tepatnya pada 14 Oktober kemarin, Partai NasDem menggelar seminar nasional yang juga mendorong agar gelar kepahlawanan diberikan pada Syaikhona Kholil

Seminar yang digelar di Gedung MPR. Seminar dengan tujuan yang sama itu, merupakan kali kesekian upaya yang dilakukan Partai NasDem. 

"Kegiatan seminar itu juga diikuti seratus orang kiai kampung dari Madura. Yaitu, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Dan diikuti juga seratus orang Kiai dari Banten dan DKI Jakarta," kata Ipong. 

Baca juga: Hari Santri Nasional 2021, Partai NasDem Gelar Nyantri Sehari di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Gresik

"Mengapa Banten, karena Banten ada seorang tokoh yang namanya Syeikh Nawawi Al-Bantani, yang juga menjadi guru Syaikhona Kholil ketika belajar di Makkah," sambung Ipong. 

Ipong memastikan pihaknya bakal terus mengawal hal tersebut. Dia sempat mendapat kabar, jika nama Syaikhona Kholil sudah akan dikirim ke Presiden. 

Menurut Ipong, melihat sumbangsih Syaikhona Kholil pada negeri ini memang sudah sepantasnya gelar pahlawan nasional diberikan oleh negara. Misalnya, terkait restu pendirian jam'iyah Nahdlatul Ulama. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved