Breaking News:

Berita Surabaya

Batik Sekarpandan Segera Melaunching Batik Eksklusif Kenjtana Murni, Lebih Lebar dan Halus

Batik Sekarpandan segera melaunching Batik Eksklusif Kenjtana Murni, ukuran lebih lebar dan bahannya lebih halus.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Fikri Firmansyah
Pemilik CV Lancar Rejeki Bersama Surabaya, Yulius Sutanto saat menunjukkan batik Sekarpandan (kiri), Sabtu (23/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejak ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity), batik dianggap sebagai ikon budaya penting di Indonesia.

Bahkan ada Hari Batik Nasional yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 2 Oktober.

Masyarakat Indonesia hingga hari ini pun masih mengenakan batik sebagai busana kasual dan formal.

Beragam inovasi terus dilakukan oleh pengrajin batik dan pengusaha batik tanah air untuk melahirkan karya-karya batik, mulai dari batik tulis, batik cap dan batik printing yang bisa diterima oleh segala lapisan masyarakat.

Di Surabaya sendiri, terdapat salah satu perusahaan produsen batik tanah air, yakni CV Lancar Rejeki Bersama lewat brand batik Sekarpandan yang secara konsisten terus melahirkan inovasi dan kreativitas untuk menghasilkan batik print, dengan harga yang terjangkau.

Harga yang terjangkau membuatnya bisa dikenakan semua orang.

Sesuai dengan motonya "Ingat Batik Ingat Sekarpandan," CV Lancar Rejeki Bersama yang didukung dengan pabrik dan mesin yang sangat canggih pun mampu menghasilkan detail print motif dan warnanya bisa terlihat lebih bagus.

Menurut Pemilik CV Lancar Rejeki Bersama, Yulius Sutanto, Sekarpandan adalah jawaban dari keinginan masyarakat, khususnya kaum milenial untuk bisa memiliki batik dengan kualitas terbaik, namun dengan harga yang sangat terjangkau.

“Kualitas bahan dan konsep saya membeli batik tulis dengan harga cukup mahal, jutaan rupiah. Kemudian, saya produksi pada batik katun print dengan harga jauh lebih terjangkau. Ini saya lakukan agar semua orang bangga memakai batik yang sudah diakui UNESCO jadi warisan budaya dari Indonesia,” ujar Yulius pada TribunJatim.com, Sabtu (23/10/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved