Breaking News:

Berita Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Ajak Pelaku Industri Kreatfif Jatim Buat Produk Ramah Lingkungan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak pelaku industri kreatif di Jawa Timur untuk meningkatkan produk  ramah lingkungan atau pro lingk

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
Pemprov Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Economic Hybrid Creative Idea and Busines Competition Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa bekerjasama dengan Universitas Brawijaya, Kadin Jatim serta Times Indonesia di Dyandra Convention Center, Surabaya, Sabtu (23/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak pelaku industri kreatif di Jawa Timur untuk meningkatkan produk  ramah lingkungan atau pro lingkungan dalam menjalankan proses produksinya.

Pasalnya, Ekonomi Global serta tuntutan pasar, mendorong semua industri untuk melakukan pendekatan bisnis yang juga berbasis lingkungan.

"Jadi industri tidak sebatas mengejar keuntungan semata, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat," ungkap Khofifah saat menghadiri Economic Hybrid Creative Idea and Busines Competition Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa bekerjasama dengan Universitas Brawijaya, Kadin Jatim serta Times Indonesia di Dyandra Convention Center, Surabaya, Sabtu (23/10/2021). 

Khofifah menyebut hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam sebuah bisnis. Harapannya, tentu saja antara pembangunan industri dengan kelestarian lingkungan hidup bisa selaras berjalan, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Baca juga: Berkat Piring Seng, Warga Probolinggo Selamat dari Aksi Kemalingan, Caranya Bisa Jadi Inspirasi

Diceritakan Khofifah, bahwa terdapat sebuah tren pasar di Eropa dimana pasar Eropa  cenderung mempersyaratkan produk industri kreatif yang pro environment atau ramah lingkungan .

"Tren terhadap keberlanjutan daya dukung alam dan  lingkungan ini menurut saya  sangat positif karena sisa bahan yang tidak terpakai dapat  digunakan lagi sehingga tidak menjadi limbah. Bahan baku organik tentu jauh kebih mudah terurai dan ramah lingkungan sehingga , zero waste," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa gerakan menuju pro environment ini sedikit banyak telah membuahkan hasil dalam bentuk usaha kreatif.

Baca juga: Cincin Kawin Jedar dan Vincent Bisa Didapat di Frank & Co. Surabaya, Segini Harganya

Hal tersebut dapat dilihat dari produk para peserta kompetisi Economic Hybrid yang berupaya memproduksi barang ramah lingkungan.

"Ini akan jadi luar biasa karena ada usaha produksi yang berbahan baku bambu, perca, serta dari berbagai barang yang sudah dikategorikan sebagai sampah. Ternyata dengan ide-ide kreatif, barang-barang ini bisa diproduksi kembali menjadi sesuatu yang punya nilai," lanjut Khofifah. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved