Breaking News:

Berita Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Minta Warga Jatim Hindari Pinjol Ilegal, Arahkan Pilih KUR dan PEN

Maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal turut menarik perhatian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia memberikan imbauan pada warga Jawa T

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat peresmian Masjid Jami' Al Ikhlas Desa Moropelang Babat Lamongan, Selasa (19/10/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal turut menarik perhatian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Ia memberikan imbauan pada warga Jawa Timur untuk berhati-hati dalam memilih sumber pendanaan online. 

Ia menyarankan, sebelum memutuskan untuk mengakses pinjaman online, warga Jatim harus memastikan pinjaman online tersebut legal dan terdaftar dalam pengawasan OJK. 

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga lebih menyarankan bagi warga Jatim yang membutuhkan akses modal untuk usaha, agar mengajukan pinjaman ke bank.

Terlebih hari-hari ini banyak sekali bank yang menawarkan pinjaman kredit dengan bunga sangat rendah. 

Baca juga: Belasan Anak Punk di Ponorogo Terjaring Razia, Digunduli Lalu Dipulangkan ke Rumah Masing-masing

"Sebenarnya sejak saya dan Pak Emil dilantik, saya sudah komunikasikan ke OJK, saat itu ada satu pinjol ilegal, nah saya khawatir ada pinjol pinjol ilegal bermunculan," kata Khofifah saat diwawancara media di Grahadi, Sabtu (23/10/2021). 

Tidak sampai di sana, Gubernur Khofifah juga mengatakan bahwa ia sembpat sowan ke Wapres KH Ma'ruf Amin untuk mengkomunikasikan terkait pinjol yang saat itu mulai marak.

Ia tak hanya berkonsultasi masalah boleh tidaknya eksistensi mereka secara hukum tapi juga tinjauan secara fiqihnya. 

"Fintech saat itu mulai bermunculan. Saya khawatir muncul fintech yang ilegal. Nah itu sesuatu yang tidak bisa dipungkiri, dan potensi itu ada. Saya bawa rombongan untuk dapat penjelasan Kiai Ma'ruf dari sisi MUI untuk fiqihnya dan untuk sisi legalitasnya konsultasi ke OJK," tambahnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved