Breaking News:

Berita Jember

Pernikahan Keponakan Langgar Prokes, Bupati Jember Minta Maaf kepada Masyarakat

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember menyatakan pernikahan keponakan bupati akhir pekan lalu melanggar protokol kesehatan. Karenanya hakim menjatuhkan

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
Humas Polres Jember
Sejumlah saksi disumpah saat sidang virtual dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Kantor Satpol PP Jember 

Pernikahan Keponakan Dinyatakan Langar Prokes, 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember menyatakan pernikahan keponakan Bupati Jember akhir pekan lalu melanggar protokol kesehatan. Karenanya hakim menjatuhkan sanksi kepada ZF, penanggungjawab acara pernikahan tersebut.

Hakim menyatakan terdakwa ZF (Zainul Fuad) terbukti secara sah dan bersalah tidak menaati peraturan pemerintah dan menjalankan pembatasan kegiatan masyarakat di masa PPKM ini, juga melanggar protokol kesehatan.

Hakim  juga menjatuhkan pidana terhadap ZF berupa denda sebesar Rp 10 juta atau pidana kerja sosial selama 15 hari. Hakim juga menjatuhkan penggantian biaya perkara sebesar Rp 5.000.

Menurut Hakim Ketua Totok Yanuarto, ZF dinyatakan melanggar Inmendagri No 47 Tahun 2021, Perda Provinsi Jatim No 2 Tahun 2020 Pasal 20, Pasal 27A, Pasal 27B, Pasal 27C, Pasal 49 ayat (6) tentang perubahan atas Perda Provinsi Jatim Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Persidangan itu digelar di Satpol PP Pemkab Jember, Jumat (22/10/2021) sore secara virtual. Sidang virtual tersebut dipimpin oleh Hakim Totok Yanuarto, Panitera Dion Pramesti Warsono, juga saksi-saksi antara lain Kanit Pidum Polres Bagus Dwi Setyawan, karyawan New Sariutama Ratno Hadi dan Seniman Agus Yendra Imaniar serta Penyidik PPNS Satpol PP Yuvi R, juga ZF selaku terdakwa tindak pidana ringan.

Persidangan itu merupakan akhir dari perjalanan penyidikan yang dilakukan oleh tim dalam Satgas Penanganan Covid-19 Jember setelah viralnya video Bupati Jember Hendy Siswanto menyanyi dan menari di pernikahan tersebut.

Dalam video itu terlihat Bupati Hendy menyanyi, sementara sejumlah orang di panggung belakangnya menari.

Pernikahan itu merupakan pernikahan keponakan Bupati Hendy yang digelar di sebuah hall restoran di Kecamatan Kaliwates Jember.

"Adanya video itu kami tindaklanjuti dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak. Karena ditemukan adanya indikasi pelanggaran, sehingga dilanjutkan pada persidangan tindak pidana ringan. Sidang dilakukan secara virtual," ujar Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Jember Syamsu Rijal, Sabtu (23/10/2021).

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto sudah menyampaikan permintaan maafnya secara terbuka kepada masyarakat Jember.

"Saya minta maaf. Dan Satgas menindaklanjutinya," ujar Bupati Hendy.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved