Breaking News:

Berita Kota Malang

Rencana Pemasangan Speed Trap Jalan Besar Ijen Malang Ditunda karena Masuk Kawasan Heritage

Rencana pemasangan speed trap Jalan Besar Ijen Malang ditunda karena masuk kawasan heritage. belum mendapat restu dari Pemkot Malang dan DPRD.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Satlantas Polresta Malang Kota bersama Dishub Kota Malang melakukan survei penerapan speed trap di Jalan Besar Ijen, Rabu (29/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rencana Satlantas Polresta Malang Kota terkait pemasangan speed trap berupa pita kejut di Jalan Besar Ijen, tampaknya belum bisa terealisasi dalam waktu dekat.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mengatakan, harus menunda rencana pemasangan speed trap tersebut.

Hal itu karena pihaknya belum mendapat restu dari Pemkot Malang dan DPRD Kota Malang.

"Untuk saat ini masih belum bisa kami aplikasikan (pemasangan speed trap), karena masih dalam pertimbangan sebagai kawasan heritage," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (23/10/2021).

Dirinya menjelaskan, pihaknya bersama dengan Dishub Kota Malang sudah melakukan survei dan penilaian di lokasi, terhadap rencana pemasangan speed trap.

Dia juga menyampaikan, rencana pemasangan speed trap ini sejatinya merupakan dukungan dalam menjaga kondusivitas di kawasan Jalan Besar Ijen.

"Karena pertimbangannya adalah, masih banyak pengendara motor yang mengebut di lokasi tersebut. Padahal di wilayah Jalan Besar Ijen, terdapat rumah dinas Wali Kota Malang dan Kapolresta Malang Kota," terangnya.

Karena pemasangan speed trap belum bisa terealisasi dalam waktu dekat, pihaknya telah menyiapkan skema pencegahan aksi kebut-kebutan di Jalan Besar Ijen. Salah satunya, dengan menggencarkan patroli dan melakukan penindakan terhadap kendaraan berknalpot brong.

"Ini adalah bentuk tindak lanjut dari laporan masyarakat, untuk mengantisipasi aksi balapan liar di Jalan Besar Ijen. Karena seperti kita ketahui, aksi balapan liar sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, di samping itu juga mengganggu kenyamanan masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Polresta Malang Kota Berikan Bantuan Sembako ke Pondok Pesantren, Rayakan Hari Santri Nasional 2021

Seperti diberitakan sebelumnya, Satlantas Polresta Malang Kota akan memasang speed trap berupa pita kejut di kedua lajur Jalan Besar Ijen. Hal itu dilakukan, untuk mencegah aksi kebut-kebutan di Jalan Besar Ijen.

Total speed trap yang akan dipasang di Jalan Besar Ijen berjumlah 10 titik. Sehingga di setiap lajurnya, akan terpasang lima titik speed trap.

Rencananya, speed trap itu akan dipasang di depan Gereja Ijen dan putar balik (U Turn) Jalan Besar Ijen.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved