Breaking News:

Berita Gresik

Banjir Kali Lamong Rugikan Puluhan Miliar Setiap Tahun, Normalisasi 6 Kilometer Tuntas Bulan Depan

Ratusan hektar sawah hingga tambak terendam banjir Kali Lamong setiap tahun, kerugian mencapai puluhan miliar rupiah.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani meninjau langsung pengerjaan normalisasi Kali Lamong di Desa Bulangkulon Kecamatan Benjeng, Senin (25/10/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ratusan hektar sawah hingga tambak terendam banjir Kali Lamong setiap tahun, kerugian mencapai puluhan miliar rupiah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menargetkan sebagai langkah awal sepanjang 6 kilometer Kali Lamong mulai dinormalisasi. Sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Perpres No. 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Nasional.

Salah satu fokus di Gresik adalah penanganan banjir Kali Lamong. Gus Yani sapaan akrab Fandi Akhmad Yani tidak main-main dalam menangani banjir tahunan yang sangat merugikan masyarakat.

Bupati termuda sepanjang sejarah Gresik ini telah melakukan pembebasan lahan ganti rugi. Kemudian langsung normalisasi, mengantisipasi musim hujan tiba.

Gus Yani beserta jajaran meninjau langsung pengerjaan normalisasi Kali Lamong di Desa Bulangkulon Kecamatan Benjeng.

Sungai dengan panjang mencapai 103 kilometer melintasi empat Kabupaten/kota, yaitu Lamongan, Mojokerto, Gresik, dan Surabaya. Untuk wilayah Gresik sendiri aliran kali lamong sepanjang 58,1 km melintasi kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean, Menganti, dan Kebomas.

Dari kajian di lapangan, masalah timbul karena kondisi sungai yang relatif dangkal, dan secara kontur beda tinggi permukaannya tidak terlalu jauh. Lebih lanjut, kapasitas tampung air kali lamong saat ini sebesar 250 m³/detik sedangkan
debit air hujan bisa mencapai 700 m³. Setiap tahunnya, Kali Lamong membanjiri area dengan rincian 20 Desa terdampak berat dan 28 Desa terdampak ringan di Kabupaten Gresik.

Baca juga: Motor Sekuriti di Surabaya Raib Digondol Maling Saat Ditinggal Ngobrol dengan Teman

Bencana Banjir Kali Lamong merupakan bencana alam tahunan yang terus menerus mengganggu baik kualitas hidup maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Gresik Selatan. Tercatat kerugian ekonomi yang ditaksir tiap tahun kurang lebih 80 Miliar, hingga menimbulkan korban jiwa dari masyarakat yang terdampak.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang bekerja sama dengan BBWS, tahun ini telah melakukan langkah-langkah progressif terkait banjir Kali Lamong, diantaranya, merampungkan normalisasi Kali lamong sepanjang ± 6 km di Kecamatan Cerme pada 6 Desa. Diantaranya Desa Sedapurklagen, Desa Lundo, Desa Bulangkulon, Desa Deliksumber, Desa Munggugianti dan Desa Bengkelolor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved