Breaking News:

Berita Mojokerto

Diterjang Angin Kencang, 44 Rumah Warga di Jetis Mojokerto Alami Kerusakan

Sebanyak 44 rumah warga rusak pasca diterjang angin kencang di Perumahan Griya Jetis Permai, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Mohammad Romadoni
Kondisi rumah warga rusak pasca diterjang angin kencang di Perumahan Griya Jetis Permai, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadon

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebanyak 44 rumah warga rusak pasca diterjang angin kencang di Perumahan Griya Jetis Permai, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat menjelaskan pihaknya memberikan bantuan berupa 15 terpal dalam penanganan darurat bencana angin kencang.

Bantuan itu disalurkan oleh Pemerintah Desa untuk warga yang rumahnya rusak parah akibat angin kencang.

"Ada 44 rumah terdampak angin kencang di antaranya 18 rumah rusak parah, delapan rusak sedang dan 18 rusak ringan yang mayoritas kerusakan pada atap," ungkapnya, Senin (25/10/2021).

Djoko menyebut dua orang ibu-ibu bernama Gorbi (22) dan Anawati (30) terluka tertimpa puing-puing bangunan akibat hujan deras disertai angin kencang yang menerjang permukiman penduduk, pada Minggu (24/10/2021) sekitar pukul 16.30 WIB kemarin. Kejadian itu juga merobohkan bangunan semi permanen. 

Baca juga: Bursa Pilpres 2024 Ada Tiga Jalur, Nama Gubernur Khofifah Masuk Lewat Panggung Kepala Daerah

"Untuk bantuan masih dalam pendataan pengusulan bantuan berupa material bangunan asbes, kayu dan genteng," jelasnya.

Saat ini warga setempat melakukan perbaikan atap rumah yang rusak terkena angin kencang. Kerusakan rumah paling parah berada di RT. 04 RW. 09 Blok 3, RT. 11 RW. 09, RT. 01 RW. 10 Blok 2, RT. 03 RW. 10 Blok 2, RT. 12 RW. 09 Blok 3 dan RT. 04 RW. 10.

"Sesuai pantauan aplikasi BMKG Juanda memang terjadi hujan intensitas ringan–sedang disertai angin kencang arah barat daya di wilayah Jetis," ucap Djoko.

Baca juga: Gaji 4,2 Juta hingga Kuota Internet Bikin Debt Collector Pinjol Ilegal di Jatim Sadis Tagih Nasabah

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved