Breaking News:

Berita Bisnis

Rakyat Terjerat Pinjol Ilegal, Mufti Anam Nilai BUMN Keuangan Gagal Beri Pembiayaan Murah

Mufti Anam menilai itu bentuk kegagalan BUMN jasa keuangan dalam hadirkan pembiayaan mudah dan murah untuk rakyat.

Editor: Sudarma Adi
Rakyat Terjerat Pinjol Ilegal, Mufti Anam Nilai BUMN Keuangan Gagal Beri Pembiayaan Murah
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Merebaknya kasus pinjaman online ilegal (pinjol ilegal) hingga dapat atensi khusus dari Presiden Joko Widodo direspon serius anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Mufti Anam.

Mufti Anam menilai itu bentuk kegagalan BUMN jasa keuangan dalam hadirkan pembiayaan mudah dan murah untuk rakyat.

”Ini menyedihkan. Rakyat diteror seperti penjahat. Beberapa waktu sempat viral ada guru PAUD terjerat pinjol ilegal untuk biaya kuliah. Dia dikejar, diancam, diteror. Dengan bunga berbunga yang mencekik, beliau tak sanggup lagi,” jelas Mufti dalam rilisnya, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Gaji 4,2 Juta hingga Kuota Internet Bikin Debt Collector Pinjol Ilegal di Jatim Sadis Tagih Nasabah

Berdasarkan catatan Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK, ada 22.986 pengaduan masyarakat terkait pinjol sampai Agustus 2021, terdiri atas 9.421 kasus pelanggaran ringan/sedang dan 13.475 kasus pelanggaran berat.

Mufti menyebut, maraknya kasus pinjol ilegal menunjukkan tak optimalnya lembaga keuangan formal, termasuk milik BUMN, dalam membantu rakyat memperoleh akses pembiayaan.

Baca juga: Tagih Utang Disertai Ancaman Sebar Data via WA, 3 Debt Collector Pinjol Ilegal Dicokok Polda Jatim

”Apa direksi BUMN keuangan, baik bank maupun non-bank, yang gajinya setahun miliaran, tantiemnya miliaran, tidak terusik hati nuraninya?

Mestinya kan berpikir, wah rakyat terjerat pinjol ilegal, gimana kalau kita bikin kredit yang mudah diakses, yang murah, yang bank tetap untung tapi rakyat tidak terjerat bunga mengerikan,” papar politisi dari daerah pemilihan Pasuruan-Probolinggo itu.

”Seharusnya BUMN keuangan malu, direksinya malu,” imbuh Mufti.

Baca juga: Pinjol Marak Terjadi, Kepala OJK Malang : Tidak Ada Kantor Pinjol di Wilayah Malang

Dia meminta lembaga keuangan BUMN untuk lebih inovatif membikin skema pembiayaan yang murah untuk rakyat. Misalnya kolaborasi dengan himpunan profesi atau asosiasi usaha.

”Misalnya nih, wah ada guru PAUD terjerat pinjol, kenapa tidak ada inisiatif, datangi Himpunan Guru PAUD, dan perkumpulan guru lainnya, jalin kerja sama, tawarkan skema pembiayaan bagi yang mau kuliah dengan bunga murah, dengan skema sesuai karakter pendapatan guru,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved