Breaking News:

Berita Mojokerto

Siaga Tanggap Bencana di Kota Mojokerto Hadapi Pancaroba Musim Penghujan

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengeluarkan sinyal siaga  tanggap bencana menghadapi pancaroba musim penghujan.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Mohammad Romadoni
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama stakeholder mengecek peralatan dalam kegiatan siaga penanggulangan tanggap bencana, Senin (25/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengeluarkan sinyal siaga tanggap bencana menghadapi pancaroba musim penghujan.

Ini disampaikan Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto saat kegiatan gelar pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang bertempat di halaman Kantor Pemkot Mojokerto Jl Gajah Mada, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (25/10/2021).

Ning Ita mengatakan diperlukan sinergitas antar stakeholder untuk antisipasi maupun mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. 

"Segera menyusun rencana kontinjensi kedaruratan dan penyediaan sarana prasarana kesiapsiagaan yang harus dilaksanakan oleh seluruh pihak sehingga siap menangani bencana alam," ungkapnya.  

Sementara itu, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan menyampaikan gelar pasukan kesiapsiagaan ini dilakukan serentak guna menghadapi potensi bencana alam saat pergantian musim kemarau ke musim penghujan.

Baca juga: Gaji 4,2 Juta hingga Kuota Internet Bikin Debt Collector Pinjol Ilegal di Jatim Sadis Tagih Nasabah

Pihaknya juga menyiapkan personel khusus yang terlatih dengan keahlian dalam penanganan korban bencana.

"Kita tidak ingin ada bencana namun jika itu terjadi kita sudah siap dalam penanggulangan bencana alam," jelasnya.

Menurut dia, penanggulangan bencana fokus mengantisipasi potensi bencana banjir, angin puting beliung, kebakaran termasuk kebakaran dan laka lantas.

Kesiapsiagaan penanggulangan ini juga sebagai upaya mencegah adanya korban jiwa dan penanganan pasca bencana.

"Kesiapsiagaan tanggap bencana dilakukan agar kita siap siaga, apalagi baru terjadi angin puting beliung di utara sungai tidak ada korban jiwa namun tetap dilakukan tindakan pasca bencana," ucap Rofiq.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved