Breaking News:

Berita Madiun

Berharganya Kotoran Ternak Bagi Petani Umbi Porang di Kabupaten Madiun, Harga Naik Dua Kali Lipat

Jumlah petani yang beralih untuk budidaya umbi Porang di Kabupaten Madiun terus meningkat

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Petani Porang di Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Masuk Musim Tanam 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Jumlah petani yang beralih untuk budidaya umbi Porang di Kabupaten Madiun terus meningkat.

Hal tersebut berdampak pada naiknya kebutuhan kotoran ternak terutama kotoran kambing yang digunakan sebagai pupuk organik umbi porang.

Seperti pada bulan Oktober ini, para petani di Kabupaten Madiun mulai menanam porang.

Baca juga: BIN Jatim Gencarkan Vaksinasi untuk Pelajar dan Masyarakat Umum di Lamongan

Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas porang yang ditanam, para petani harus memupuk porang tersebut sedari bibit.

Ketua Kelompok Petani Porang Desa Bodag, Kecamatan Kare, Wawan Budianto (33) mengatakan tingginya permintaan tersebut membuat harga kotoran ternak naik hingga dua kali lipat.

Contohnya, harga kotoran kambing dari yang sebelumnya Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per karung naik mencapai Rp15 ribu per karung.

Sedangkan kotoran ternak sapi dari yang sebelumnya Rp 5 ribu per karung naik menjadi Rp 12 ribu per karung. 

"Porang membutuhkan pupuk kandang sangat banyak. Untuk satu hektare lahan membutuhkan 100 karung hingga 150 karung kotoran ternak," kata Wawan, Selasa (26/10/2021).

Sedangkan wawan sendiri punya dua hektare lahan yang artinya membutuhkan 300 karung mulai tanam hingga panen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved