Breaking News:

Berita Malang

Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Malang Bahayakan Nyawa Warga, Pemasangan Diprediksi Masih Lama

Fasilitas palang pintu di perlintasan-perlintasan kereta api di Kabupaten Malang tampaknya baru bisa dilengkapi pada tahun 2023

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Erwin Wicaksono
Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Pakisaji Kabupaten Malang timbulkan kecelakaan 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Fasilitas palang pintu di perlintasan-perlintasan kereta api di Kabupaten Malang tampaknya baru bisa dilengkapi pada tahun 2023.

Alhasil, masyarakat tampaknya harus lebih bersabar menunggu jalur-jalur berbahaya diperbaiki oleh pemerintah.

"Pada tahun ini 2021 belum ada pemasangan (palang pintu). Rencana pemasangan tetap ada tergantung anggaran yang disediakan. Tentunya kedepannya kami berusaha terkait palang pintunya. Kami upayakan di tahun 2023," terang Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Nandang Djumantara ketika dikonfirmasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa perlintasan kereta api di Kecamatan Kepanjen dan Pakisaji belum dilengkapi fasilitas palang pintu.

Baca juga: Balita di Kota Batu Dianiyaya Calon Ayah Tiri, Ibu Korban Enggan Melapor karena Takut Tak Dinikahi

Resiko kecelakaan bisa saja terjadi akibat ketiadaan fasilitas tersebut. Sebagai langkah preventif, pemerintah saat ini hanya memasang rambu-rambu peringatan tanda bahaya di jalur maut tersebut.

Agar terhindar dari kecelakaan, pengendara harus menjaga konsentrasi karena sewaktu-waktu kereta api bisa saja lewat.

Tantangan tak berhenti di situ, kontur jalan sedikit menanjak ketika mendekati rel juga begitu beresiko membahayakan nyawa pengendara terutama pengendara roda empat.

Menanggapi hal tersebut, Nandang mengatakan persiapan pemasangan fasilitas palang pintu bukanlah hal yang sederhana. Katanya, butuh  persiapan-persiapan yang harus dilakukan. Mulai dari sarana dan sumber daya manusia.

"Pemasangan palang pintu tidak hanya memasang alat dan memerlukan izin ke kementerian. Kami juga menempatkan petugas penjaga, dan itu perlu pemahaman orang tersebut akan tugasnya," ujar Nandang.

Terakhir, agar tidak terjadi kecelakaan Nandang meminta warga yang melewati jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu agar senantiasa waspada.

"Kami melengkapi untuk rambu-rambu peringatan. Menurut kami rambu yg terpasang cukup efektif, tinggal orangnya yang terkadang kurang hati-hati dan tergrsa-gesa," pesannya. (ew)

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved